Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sapi Lolos dari Ikatan Lalu Terperosok ke Septic Tank, Damkarmat Gunungkidul Evakuasi Sapi Selamat tanpa Cedera

Yusuf Bastiar • Senin, 29 Juni 2026 | 21:45 WIB
Personel Damkarmat Gunungkidul berhasil mengevakuasi sapi yang terperosok ke dalam septic tank. (Dokumentasi Damkarmat Gunungkidul)
Personel Damkarmat Gunungkidul berhasil mengevakuasi sapi yang terperosok ke dalam septic tank. (Dokumentasi Damkarmat Gunungkidul)
 
GUNUNGKIDUL - Proses penurunan seekor sapi dari truk di Padukuhan Pugeran, Kalurahan Karangsari, Kapanewon Semin berujung insiden. Sapi yang lepas dari tali pengikat saat hendak digiring ke kandang justru berlari ke area instalasi pengolahan limbah ternak dan terperosok ke dalam septic tank. Beruntung, proses evakuasi oleh petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gunungkidul berlangsung lancar sehingga sapi berhasil diselamatkan dalam kondisi hidup.
 
Kepala Pelaksana Damkarmat Gunungkidul Handoko mengatakan, laporan kejadian diterima petugas sekitar pukul 08.45 dari warga. Tim kemudian langsung diterjunkan menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, insiden bermula saat sapi akan diturunkan dari truk. Ketika proses penurunan berlangsung, tali pengikat terlepas sehingga hewan tersebut tidak lagi terkendali.
 
Baca Juga: Ketua Komisi A DPRD DIY Soroti Kematian Lima Peserta Latsarmil KDMP, Desak Hentikan Sementara dan Evaluasi Menyeluruh
 
"Sapi semula hendak digiring masuk kandang, namun justru berlari ke arah instalasi pengolahan limbah ternak dan terperosok ke dalam sumur resapan atau septic tank," ujarnya kepada wartawan, Senin (29/6).
 
Lokasi tempat sapi terjatuh memiliki diameter sekitar 90 sentimeter dengan kedalaman kurang lebih tiga meter. Handoko mengaku, kondisi tersebut sempat menyulitkan proses evakuasi karena ruang gerak petugas terbatas. Kendati demikian, tidak ditemukan kendala berarti selama proses penyelamatan. 
 
“Terselamatkan tanpa cedera,” sebutnya.
 
Baca Juga: PSS Sleman Pertahankan Empat Pemain Asing, Kini Masih Negosiasi, Huistra Nilai Chemistry Sudah Terbangun
 
Sementara itu, Kasubag Tata Usaha Damkarmat Gunungkidul Ngadiyono menjelaskan, sembilan personel diterjunkan untuk menangani kejadian tersebut. Petugas menggunakan teknik evakuasi secara hati-hati agar sapi tidak mengalami cedera tambahan maupun menimbulkan risiko bagi personel.
 
"Alhamdulillah sapi berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Tidak ada kendala selama proses penanganan di lapangan," katanya.
 
Menurut Ngadiyono, peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih memperhatikan aspek keselamatan saat memindahkan hewan ternak berukuran besar. Penggunaan tali pengikat yang kuat serta pengendalian sapi selama proses bongkar muat perlu dipastikan agar kejadian serupa tidak terulang. Ia menambahkan, Damkarmat Gunungkidul tidak hanya menangani kebakaran, tetapi juga berbagai operasi penyelamatan atau rescue, termasuk evakuasi hewan ternak maupun satwa yang mengalami kondisi darurat.
 
"Kami mengimbau masyarakat segera melapor apabila menghadapi kondisi yang membutuhkan penyelamatan, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan risiko kerugian dapat diminimalkan," pungkasnya. (bas)
Editor : Sevtia Eka Novarita
#damkarmat gunungkidul #Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gunungkidul #septic tank #evakuasi #sapi