Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mbah Kasemo Hilang di Hutan Selorejo Gunungkidul Belum Ditemukan, Ini Upaya Yang Dilakukan Tim SAR

Yusuf Bastiar • Jumat, 26 Juni 2026 | 15:39 WIB
Tim SAR sedang melakukan penyisiran di sekitaran Hutan Selorejo - Dokumentasi/Kantor SAR Yogyakarta
Tim SAR sedang melakukan penyisiran di sekitaran Hutan Selorejo - Dokumentasi/Kantor SAR Yogyakarta

GUNUNGKIDUL - Upaya pencarian terhadap Kasemo Sentono alias Mbah Kasemo, 81, warga Selorejo, Kalurahan Sodo, Kapanewon Paliyan terus diintemsifkan setelah dilaporkan hilang sejak Senin (22/6). 

Hingga kini, tim SAR gabungan belum berhasil menemukan korban. Selain menyisir kawasan hutan Selorejo, petugas memperluas pencarian dengan menyebarluaskan informasi orang hilang melalui grup WhatsApp kalurahan, Bhabinkamtibmas, hingga jaringan Babinsa se-Gunungkidul guna mempercepat penemuan korban yang diduga masih berada di sekitar lokasi.

Kapolsek Paliyan AKP Slamet Riyanto mengatakan, berbagai upaya dilakukan untuk mempercepat penemuan korban. Selain penyisiran di kawasan hutan, informasi orang hilang juga disebarluaskan melalui berbagai jaringan komunikasi masyarakat.

“Pencarian juga dilakukan melalui grup WhatsApp. Pihak kalurahan mencari, Bhabinkamtibmas menyebarkan informasi ke grup-grup kalurahan se-Gunungkidul maupun grup Babinsa. Semua cara kami lakukan,” ujarnnya kepada wartawan, Jumat (26/6/2026).

Baca Juga: Genjot Kualitas, 7.500 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Kini Sudah Kantongi Sertifikat Halal

Menurut Slamet, luasnya kawasan hutan menjadi salah satu kendala dalam proses pencarian. Namun, berdasarkan kondisi korban yang sudah lanjut usia dan mengalami pikun, ia memperkirakan korban tidak berjalan terlalu jauh dari jalur yang biasa dilalui masyarakat.

“Kami menduga korban masih berada di sekitar jalur-jalur yang memungkinkan untuk dilalui karena kondisi beliau sudah pikun,” ujarnya.

Dia menjelaskan, sebelum dinyatakan hilang korban berada seorang diri di rumah karena anggota keluarga sedang bekerja. Saat keluarga pulang pada Senin sore, korban sudah tidak berada di rumah sehingga dilakukan pencarian oleh keluarga dan warga sekitar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban terakhir kali terlihat sekitar pukul 11.00 WIB ketika berkunjung ke rumah tetangganya, Kisman. Setelah itu korban berpamitan untuk berjalan kaki menuju rumah anaknya di wilayah Gebang, Kalurahan Kanigoro, Kapanewon Saptosari.

“Saat meninggalkan lokasi, korban mengenakan kaos bermotif lurik berwarna putih” imbuhnya.

Kepala Kantor SAR Yogyakarta Rio Banupanitis mengatakan, pada hari kedua operasi pencarian, tim SAR gabungan membagi personel ke dalam beberapa Search and Rescue Unit (SRU).

Tim darat melakukan penyisiran menggunakan metode open grid pada sejumlah sektor yang diperkirakan menjadi jalur pergerakan korban. Sementara itu, tim udara diterjunkan menggunakan drone termal untuk memperluas jangkauan pemantauan di kawasan hutan dan perbukitan Selorejo.

“Penyisiran darat dan pencarian menggunakan drone termal telah dilakukan di sejumlah sektor prioritas. Sampai Kamis kemarin hingga pukul 17.00 korban masih belum ditemukan,” katanya.

Baca Juga: Turun Jabatan, Ansyari Lubis Kembali Jadi Asisten Pelatih untuk Musim 2026/2027

Menurut Rio, operasi pencarian akan kembali dilanjutkan dengan memperluas area pencarian berdasarkan hasil evaluasi serta informasi yang berkembang di lapangan. Koordinasi seluruh unsur SAR gabungan juga terus diperkuat agar proses pencarian dapat berlangsung lebih efektif.

“Operasi SAR kembali dilanjutkan hari Jumat ini sejak pukul 07.00 pagi dengan memperluas sektor pencarian,” tandasnya. (bas)

Editor : Bahana.
#lansia hilang #hutan selorejo gunungkidul #tim sar