GUNUNGKIDUL - Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) wilayah Gunungkidul mengimbau nelayan dan wisatawan meningkatkan kewaspadaan saat libur akhir pekan ini. Hal ini karena menyusul perdiksi kenaikan gelombang laut yang mencapai dua hingga empat meter mulai Jumat (12/6/2026) hingga Minggu (14/6/2026).
Koordinator SRI Wilayah II Baron Marjono mengatakan, kondisi gelombang pada kemarin pagi masih relatif aman dan terkendali. Tinggi gelombang, masih berada di kisaran dua meter. Namun, masyarakat diminta tidak lengah karena potensi kenaikan gelombang diperkirakan terjadi dalam dua hari ke depan pada hari ini (13/6/2026).) dan Minggu (14/6/2026).).
"Jumat pagi hari ini masih aman terkendali, gelombang masih normal di kisaran dua meter," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (12/6)/2026)..
Marjono menjelaskan, para nelayan di Pantai Baron pada Jumat tidak melaut. Namun, kondisi tersebut bukan dipengaruhi oleh peringatan gelombang tinggi, melainkan bertepatan dengan Jumat Kliwon dalam penanggalan kalender Jawa yang sejak lama diyakini sebagai hari pantangan melaut.
Meski demikian, pihaknya telah menyampaikan imbauan kepada para nelayan tetap memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang sebelum memutuskan melaut. "Jadi saat kondisi tidak bagus jangan dipaksakan untuk melaut guna mengurangi risiko kecelakaan laut," tegasnya.
Pun, apabila kondisi dinilai aman, nelayan tetap diperbolehkan mencari ikan. Namun, penggunaan alat keselamatan seperti pelampung harus menjadi perhatian utama. Peringatan juga ditujukan kepada para wisatawan yang diprediksi memadati destinasi pantai di Gunungkidul selama akhir pekan.
Baca Juga: Batasi Penggunaan Gawai Saja Tak Cukup, KPAID Kota Jogja Dorong Ruang Kreatif untuk Remaja
Marjono meminta wisatawan tidak bermain di area berbahaya, terutama di zona yang telah dipasangi papan peringatan dan bendera berwarna merah.
"Bagi para pengunjung, kami imbau untuk tidak bermain di area berbahaya. Tetap patuhi papan informasi peringatan, imbauan, dan arahan petugas rescue di lapangan," pesannya.
Untuk mengantisipasi potensi kejadian yang tidak diinginkan, SRI Wilayah II Baron menyiagakan puluhan personelnya di berbagai titik destinasi wisata pantai.
Sementara itu, Koordinator SRI Wilayah I Pelabuhan Sadeng Sunu Handoko mengaku, telah menerima informasi terkait prediksi kenaikan gelombang tersebut. Pihaknya juga meningkatkan kesiapsiagaan personel dan intensitas patroli di kawasan pesisir.
"Prediksi kenaikan gelombang di kawasan pantai selatan yang akan naik hingga mencapai empat meter. Kami terus mengimbau kepada pengunjung maupun nelayan agar berhati-hati," ujarnya.
Menurutnya, keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas, baik melaut maupun berwisata. Dia memastikan patroli pengawasan dan pemantauan akan terus dilakukan selama periode peningkatan gelombang.
"Kami terjunkan semua personel agar kenaikan gelombang tidak menyebabkan terjadinya insiden apa pun sehingga semuanya dapat berjalan dengan aman dan lancar," tambahnya. (bas/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita