GUNUNGKIDUL - Kebakaran juga terjadi di kandang ternak milik Satiman, warga Padukuhan Josari, Rejosari, Semin Selasa (9/6) malam. Diduga akibat puntung rokok yang mengenai tumpukan jerami kering.
Lurah Rejosari Sunarto mengatakan, saat kejadian korban sedang beraktivitas di area kandang ternak. Percikan api diduga berasal dari puntung rokok yang jatuh ke tumpukan jerami sehingga dengan cepat membesar.
Baca Juga: Larangan BBM Subsidi dan Pemblokiran Akun My Pertamina Membuat Anggaran BBM Membengkak
Kondisi jerami yang sangat kering ditambah keterbatasan sumber air di sekitar lokasi membuat api sulit dikendalikan oleh warga. Beruntung, lanjut dia, kebakaran tidak sampai merembet ke rumah penduduk setelah dilakukan penanganan bersama warga dan petugas pemadam kebakaran. Akibat kejadian tersebut, satu unit kandang ternak hangus terbakar.
“Tidak merambat ke permukiman dengan bantuan satu unit mobil pemadam kebakaran. Sapi dan kambing yang berada di dalam kandang berhasil diselamatkan,” jelas Sunarto saat dihubungi Rabu (10/6).
Sementara itu, Kasubag TU Damkarmat Gunungkidul Ngadiyono mengatakan, tren kebakaran masih menjadi perhatian utama selama musim kemarau. Berdasarkan data Mei 2026, kebakaran tercatat hingga sembilan kejadian.
Sebaran kebakaran itu ada di enam kapanewon. Yakni Wonosari dan Semanu masing-masing dua kejadian, Ngawen dua kejadian, serta Panggang, Ponjong, dan Gedangsari masing-masing satu kejadian. Dari kejadian tersebut tercatat 29 korban terdampak dan empat rumah mengalami kerusakan akibat kebakaran. “Data Mei menunjukkan kebakaran gedung dan permukiman,” sebutnya. (bas/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita