Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tak Ada yang Dirawat di Rumah Sakit Menjalani Rangkaian Ibadah Haji, Ratusan Jemaah Haji asal Gunungkidul Dipastikan Sehat

Yusuf Bastiar • Kamis, 4 Juni 2026 | 06:00 WIB
KOMPAK: Jamaah Haji asal Gunungkidul kompak memakai blangkon saat di Embarkasi YIA. (ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA)
KOMPAK: Jamaah Haji asal Gunungkidul kompak memakai blangkon saat di Embarkasi YIA. (ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA)

GUNUNGKIDUL - Kabar menggembirakan datang dari Tanah Suci. Hingga mendekati jadwal kepulangan, seluruh jemaah haji asal Gunungkidul dilaporkan dalam kondisi sehat. Tidak ada satu pun jemaah yang mengalami gangguan kesehatan serius hingga harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Gunungkidul Taufik Ahmad Sholeh mengatakan, kondisi kesehatan jemaah terus dipantau oleh petugas kloter selama menjalankan rangkaian ibadah haji. Dari total 367 anggota rombongan yang terdiri atas 361 jemaah dan enam petugas, seluruhnya dapat menjalankan ibadah dengan baik tanpa kendala kesehatan yang berarti.

Baca Juga: Gubernur DIY Hamengku Buwono X Minta Kasus TKD Lurah Condongcatur Tetap Diproses Hukum, Ini Kata Raja Keraton

“354 jemaah tergabung dalam Kloter 10, dua jemaah dalam Kloter 5, satu jemaah di Kloter 6, empat jemaah yang tergabung dalam Kloter 26. Alhamdulillah semua terpantau kondisi jemaah dari Gunungkidul baik. Tidak ada yang memerlukan tindakan medis sampai harus dibawa ke rumah sakit," ujar Taufik saat dikonfirmasi Rabu (3/6).

Menurut dia, tidak adanya kasus kesehatan serius menjadi indikator bahwa para jemaah mampu menjalankan seluruh tahapan ibadah haji dengan baik. Baik saat berada di Arafah, Muzdalifah, Mina maupun saat menjalankan rangkaian ibadah di Makkah. Ia memastikan, sejauh ini tidak ada jemaah yang sakit sampai memerlukan perawatan rumah sakit. Keberhasilan menjaga kesehatan jemaah tidak lepas dari persiapan yang dilakukan sebelum keberangkatan.

Baca Juga: Pecinta Literasi Bisa Merapat! Rekomendasi Toko Buku di Jogja yang Membuat Nostalgia

“Semua dapat menjalankan ibadah dengan sehat," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul Ismono mengatakan, pihaknya telah menggandeng berbagai fasilitas pelayanan kesehatan untuk memastikan seluruh jemaah dalam kondisi layak berangkat. Pemeriksaan kesehatan dilakukan dalam dua tahap, disertai pendampingan medis serta penyediaan tenaga kesehatan selama proses keberangkatan menuju embarkasi.

"Kami berkolaborasi dengan RSUD Wonosari dan puskesmas di wilayah Gunungkidul untuk memastikan seluruh jemaah dalam kondisi layak terbang dan siap menjalankan ibadah haji secara optimal," kata Ismono.

Baca Juga: Persib Bandung Terima Bonus Fantastis dari Gubernur Jawa Barat Setelah Hattrick Juara, Dedi Mulyadi: Bukan dari APBD

Menurut dia, tim kesehatan juga disiagakan saat pelepasan jemaah hingga perjalanan menuju Embarkasi Yogyakarta International Airport (YIA). Langkah tersebut, kata Ismono, dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan kesehatan, terutama bagi jemaah lanjut usia dan kelompok berisiko tinggi. Ismono bersyukur seluruh proses keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah berjalan lancar sesuai harapan. Dengan kondisi kesehatan yang tetap terjaga, para jemaah diharapkan dapat menuntaskan seluruh rangkaian ibadah dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat.

"Kami berharap seluruh jemaah dapat kembali ke Gunungkidul dengan selamat, sehat, dan memperoleh predikat haji mabrur," pungkasnya. (bas)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Kantor Kementerian Haji dan Umrah Gunungkidul #haji #jemaah haji #Gunungkidul #jemaah