GUNUNGKIDUL - Seorang wisatawan asal Kapanewon Karangmojo meninggal dunia secara mendadak saat berada di kawasan Pantai Drini, Kalurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari pada Minggu (31/5/2026) siang . Korban sempat mengalami kejang-kejang sebelum akhirnya dinyatakan henti napas oleh petugas yang datang ke lokasi.
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah II Baron Marjono mengatakan, petugas menerima laporan adanya wisatawan yang mengalami kondisi darurat kesehatan di area wisata. Setelah menerima laporan, tim jaga langsung menuju lokasi untuk memberikan pertolongan. Namun, lanjut Marjono, saat tim SRI tiba di tempat kejadian, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.
“Begitu mendapat laporan, petugas langsung bergerak menuju lokasi,” ujar Marjono saat dihubungi, Minggu (31/5)2026).
Baca Juga: DIY Miliki 10 Ribu Kuota Sertifikasi Halal, Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan Masih Tersedia 6.000
Korban diketahui bernama Saronto, 63, warga Padukuhan Pengkol III, Kalurahan Jatiayu, Kapanewon Karangmojo. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 di area parkir dekat salah satu penginapan di kawasan Pantai Drini. Berdasarkan informasi yang dihimpun tim SRI, korban datang ke Pantai Drini bersama seorang rekannya menggunakan sepeda motor.
Setibanya di kawasan wisata, lanjut dia, korban memarkir kendaraannya dan membeli es teh serta makanan ringan.
“Tiba di Pantai Drini memarkirkan motor lalu beli jajanan ringan,” sambungnya.
Usai berbelanja, korban berjalan kembali menuju area parkir. Namun sesampainya di dekat sepeda motor, korban tiba-tiba mengalami kejang-kejang dan kemudian tidak sadarkan diri.
Warga dan pengunjung yang mengetahui kejadian tersebut segera meminta bantuan kepada petugas Satlinmas Rescue. “Kami langsung bergegas ke sana,” imbuhnya.
Sementara itu, Sekretaris SRI Wilayah II Baron Surisdiyanto menjelaskan, tim ambulans langsung diterjunkan untuk melakukan penanganan dan evakuasi korban. Namun berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, korban telah dinyatakan meninggal dunia.
Peristiwa tersebut menjadi satu-satunya kejadian menonjol yang ditangani petugas Satlinmas Rescue di tengah tingginya kunjungan wisatawan ke kawasan pantai selatan Gunungkidul pada akhir pekan.
Baca Juga: Keren! Puluhan Balon Udara Warnai Langit Candi Ngawen, Jadi Magnet Waisak 2570 BE dalam BPF 2026
Ia tetap mengimbau wisatawan, khususnya yang memiliki riwayat penyakit tertentu, untuk memperhatikan kondisi kesehatan sebelum melakukan perjalanan wisata.
“Petugas melakukan penanganan sesuai prosedur dan selanjutnya korban dievakuasi menggunakan ambulans menuju rumah sakit,” tutup Surisdiyanto. (bas)
Editor : Winda Atika Ira Puspita