Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Oven Pengering Jadi Pemicu Kebakaran, Usaha Kerajinan di Wonosari Alami Kerugian Rp 10 Juta

Yusuf Bastiar • Rabu, 27 Mei 2026 | 19:58 WIB
Personel Regu 1 Damkarmat Gunungkidul sedang memadamkan api yang melahap tempat usaha kerajinan batu dan kayu di Dusun Ngijorejo RT 04/RW 02, Kalurahan Gari, Kapanewon Wonosari, Rabu pada (27/5/2026). Dokumentasi/Damkarmat Gunungkidul 
Personel Regu 1 Damkarmat Gunungkidul sedang memadamkan api yang melahap tempat usaha kerajinan batu dan kayu di Dusun Ngijorejo RT 04/RW 02, Kalurahan Gari, Kapanewon Wonosari, Rabu pada (27/5/2026). Dokumentasi/Damkarmat Gunungkidul 

GUNUNGKIDUL - Kebakaran melanda sebuah tempat usaha kerajinan batu dan kayu di Dusun Ngijorejo RT 04/RW 02, Kalurahan Gari, Kapanewon Wonosari, Rabu  (27/5/2026). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun pemilik usaha mengalami kerugian material sekitar Rp 10 juta.

Kasubag TU Damkarmat Gunungkidul Ngadiyono mengatakan, laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 14.15. Api pertama kali diketahui warga yang melintas di sekitar lokasi.

“Api diduga berasal dari oven berbahan bakar kayu yang digunakan untuk proses pengeringan bahan kerajinan,” ujarnya sat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (27/5/2026).

Baca Juga: Optimistis Target PAD Pariwisata Tercapai Juni 2026, Disparekrafpora Gunungkidul Rutin Sidak Tiap Pekan

Menurutnya, oven tersebut digunakan untuk mengeringkan material kerajinan berupa kayu dan batu sebelum diproduksi lebih lanjut. Namun, lanjut dia, api merembet dan membesar hingga membakar sebagian bangunan tempat usaha.

Petugas pemadam kebakaran dari Regu 1 Damkarmat Gunungkidul langsung diterjunkan ke lokasi setelah menerima laporan warga. Proses pemadaman dilakukan agar api tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian.

“Api berhasil dipadamkan dan tidak sampai merambat ke bangunan sekitar,” katanya.

Baca Juga: Lima Tahun Masjid At-Taufiq Seyegan Sleman Konsisten Bagikan Daging Kurban dengan Kreneng

Kebakaran menghanguskan oven pengering berbahan bakar kayu, material kerajinan, serta sebagian bangunan produksi dan penyimpanan bahan. Meski demikian, tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kepala Pelaksana Damkarmat Gunungkidul Handoko menambahkan, setelah proses pemadaman selesai petugas juga melakukan pendinginan di area terdampak untuk memastikan tidak ada titik api tersisa.

“Petugas melakukan assessment lapangan sekaligus pendinginan untuk mengantisipasi munculnya api kembali,” ujarnya.

Baca Juga: Jaga Standar Halal dan Animal Welfare, 20 Mahasiswa Fapet UGM Turun ke Lapangan Awasi Penyembelihan Hewan Kurban

Selain Damkarmat, penanganan di lokasi juga melibatkan TRC BPBD Gunungkidul, unsur kepolisian, relawan, serta perangkat kalurahan setempat. Saat ini, kata dia, pemilik usaha atas nama Krisnawan mulai melakukan pembersihan material sisa kebakaran secara mandiri bersama warga sekitar.

Handoko mengimbau, masyarakat lebih berhati-hati dalam penggunaan oven maupun peralatan berbahan bakar kayu.

“Ini sudah memasuki musim kemarau, jadi perhatikan area penyimpanan material yang mudah terbakar,” tandasnya. (bas)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Oven Pengering #Pemicu Kebakaran #Usaha Kerajinan #bahan bakar kayu #wonosari