GUNUNGKIDUL - Capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hingga Mei 2026 menunjukkan tren positif. Realisasi PAD wisata tercatat mencapai Rp 27,13 miliar atau 75,24 persen dari target tahunan sebesar Rp 36,06 miliar.
Melihat capaian tersebut, Anggota Komisi B DPRD Gunungkidul Ery Agustin Sudiyanti mendorong adanya kenaikan target PAD pariwisata dalam pembahasan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 mendatang.
“Kalau melihat tren sekarang, target PAD wisata sebesar Rp 40 miliar itu realistis dan sangat mungkin dicapai. Seperti yang kami usulkan saat awal pembahasan capaian target tahunan,” ujarnya, Selasa kepada wartawan, (26/5/2026).
Baca Juga: Perkuat Integrasi Akademik Tingkat ASEAN, Tandatangani MoU Among Academic Partners
Ia menyebut, capaian hingga bulan kelima tahun ini menjadi indikator kuat bahwa potensi sektor pariwisata masih jauh lebih besar dibanding target yang telah ditetapkan pemerintah daerah. Ery mengaku saat pembahasan APBD 2026, pihaknya telah mengusulkan target PAD sektor pariwisata sebesar Rp 40 miliar. Namun, kata dia, angka yang disepakati tetap Rp 36,06 miliar.
Ia menegaskan, capaian PAD hingga Mei yang sudah menembus 75 persen menjadi bukti kuat bahwa sektor pariwisata Gunungkidul memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan. Bahkan, menurutnya, target bisa lebih tinggi apabila potensi kebocoran pendapatan dapat ditekan.
“Belum genap enam bulan, realisasi sudah mencapai 75,24 persen. Ini membuktikan bahwa target awal sebenarnya masih bisa ditingkatkan,” katanya.
Politikus Partai Golkar tersebut pun akan mendorong kenaikan target PAD sektor pariwisata saat pembahasan perubahan anggaran berlangsung. Langkah itu, kata Ery, menjadi penting sebab target pendapatan daerah mestinya berdasar pada potensi riil yang ada di lapangan.
“Nah kami berencana mendorong kenaikan target pendapatan asli daerah di sektor pariwisata saat nanti pada pembahasan perubahan anggaran,” terangnya.
Menanggapi wacana yang berkembang dari DPRD Gunungkidul, Sekretaris Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) Gunungkidul Eko Nur Cahyo menyatakan, pihaknya masih perlu melakukan pembahasan internal terkait wacana kenaikan target PAD tersebut.
Kendati demikian, pihaknya optimistis target PAD pariwisata bisa tercapai bahan melampaui. Sebab, kata Eko, hingga 25 Mei 2026 jumlah kunjungan wisatawan tercatat mencapai 2.197.783 orang atau 67,85 persen dari target tahunan sebanyak 3.239.205 wisatawan.
“Kami tentu perlu mendiskusikan secara internal. Selain itu juga perlu analisa bersama antara eksekutif dan legislatif terkait besaran kenaikan targetnya,” ujarnya.
Eko mengakui, kendati pihaknya melihat tren kunjungan wisatawan dan realisasi pendapatan saat ini, target yang ditetapkan di awal tahun optimistis dapat tercapai. Namun demikian, terkait kemungkinan kenaikan target, ia tetap memerlukan kajian mendalam. “Kami siap jika nanti dipanggil Komisi B untuk membahas dan mendiskusikan soal kenaikan target PAD pariwisata ini,” tandasnya. (bas)
Editor : Heru Pratomo