GUNUNGKIDUL - Suasana upacara bendera di SMAN 1 Wonosari, Senin (11/5), terasa berbeda dan penuh semangat. Kapolres Gunungkidul AKBP Damus Asa hadir langsung sebagai pembina upacara, sekaligus memberikan motivasi kepada para siswa untuk terus berprestasi dan menjauhi perilaku negatif.
Di hadapan ratusan siswa dan dewan guru, Kapolres menyampaikan sejumlah pesan inspiratif tentang pentingnya pendidikan, kedisiplinan, dan keselamatan bagi masa depan generasi muda. Ia menegaskan prestasi menjadi kunci utama dalam membuka peluang meraih masa depan yang lebih baik.
Damus mengapresiasi capaian SMAN 1 Wonosari yang berhasil mengantarkan 26 alumninya diterima di Universitas Gadjah Mada (UGM). “Kalau kalian sukses, maka kesempatan akan terbuka luas. Kalian bebas menentukan masa depan ke mana pun ingin melangkah," ujarnya.
Dengan gaya penyampaian yang komunikatif, Kapolres juga mengingatkan siswa agar tidak terlena di zona nyaman. “UGM itu Universitas Gadjah Mada, jangan sampai malah jadi 'Ubeng-ubengan Gagal Move-on'. Jangan hanya berputar-putar dalam hal yang tidak produktif, fokuslah mengejar cita-cita dan kampus impian," pesannya disambut antusias para siswa.
Dalam kesempatan itu, Kapolres turut menyerahkan helm secara simbolis kepada perwakilan siswa sebagai bentuk kampanye keselamatan berlalu lintas. Menurutnya, helm bukan sekadar pelindung kepala, tetapi simbol perlindungan masa depan dan cita-cita generasi muda.
Ia juga mengingatkan para pelajar agar menjauhi pergaulan negatif, aksi geng motor, maupun balap liar yang dapat merusak masa depan. “Jangan mempertaruhkan masa depan di jalan raya. Tingkatkan prestasi dan jadilah generasi yang dikenal karena karya dan pencapaiannya. Bukan karena kenakalan," tegasnya.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh semangat. Kehadiran Kapolres Gunungkidul di lingkungan sekolah diharapkan dapat memotivasi para pelajar untuk terus berprestasi, disiplin, serta menjadi generasi muda yang berkarakter positif. (laz)
Editor : Herpri Kartun