Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Uji Coba Pembayaran Cashless di TPR Baron Dimulai, Pengunjung Bayar Tunia Diminta Putar Balik

Yusuf Bastiar • Rabu, 6 Mei 2026 | 20:30 WIB
UJI COBA: Petugas retribusi TPR Baron sedang melayani pengunjung menggunakan transaksi nontunai Rabu (6/5). (Yusuf Bastiar/Radar Jogja)
UJI COBA: Petugas retribusi TPR Baron sedang melayani pengunjung menggunakan transaksi nontunai Rabu (6/5). (Yusuf Bastiar/Radar Jogja)

GUNUNGKIDUL - Uji coba penerapan sistem pembayaran nontunai atau cashless di Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Baron mulai diberlakukan Rabu (6/5). Pada hari pertama pelaksanaan, wisatawan yang masih menggunakan uang tunai diwajibkan putar balik 200 meter dan diarahkan masuk melalui TPR JJLS. 

Petugas TPR Baron Rahmat Yulianto menjelaskan, sejak pagi hingga sore, pelaksanaan uji coba berjalan relatif lancar tanpa kendala teknis. Namun, masih ditemukan wisatawan yang belum siap dengan sistem pembayaran digital. Dalam hitungannya, jika di rata-rata pengunjung hari ini sekitar 1.000-an pengujung. Dari jumlah tersebut, 20-30 persen belum menyiapkan transaksi nontunai.

Baca Juga: Pemkab Bantul Akan Buat Regulasi TPA untuk Atur Atur Pengasuhan hingga Perizinan

Menurutnya, mayoritas wisatawan yang belum siap menggunakan sistem cashless didominasi kalangan usia lanjut. “Kalau anak muda meskipun awalnya mau bayar tunai, setelah dijelaskan langsung bisa menyesuaikan menggunakan transaksi digital,” ujarnya saat ditemui di TPR Baron Rabu (6/5).

Bagi wisatawan yang tetap ingin menggunakan uang tunai, petugas mengarahkan mereka untuk masuk melalui TPR JJLS yang berjarak sekitar 200 meter dari lokasi. Kebijakan ini diterapkan untuk menjaga konsistensi uji coba. “Memang harus memutar, ini alternatif bagi yang belum siap nontunai,” jelas Rahmat.

Baca Juga: Kebijakan Penanggungan PPN Pesawat Ekonomi Rute Domestik Belum Berpengaruh Signifikan ke Masyarakat, Ini Alasannnya!

Ia menambahkan, dari sisi teknis, tidak ditemukan kendala berarti. Koneksi internet dinilai stabil setelah didukung beberapa penyedia jaringan WiFi. Selain itu, petugas juga sudah mahir mengoperasikan mesin pembayaran elektronik (MPOS) dengan baik. “Secara sistem, ini lebih praktis dan akuntabel. Uang langsung masuk ke kas daerah, jadi lebih aman dan transparan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif, Pemuda, dan Olahraga (Disparekrafpora) Gunungkidul Hary Sukmono menegaskan, uji coba ini merupakan bagian dari upaya modernisasi sistem retribusi pariwisata. “Hari ini memang baru tahap awal. Kami ingin melihat kesiapan, baik dari sisi SDM, sarana prasarana, maupun pengunjung,” ujarnya.

Baca Juga: Kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi Telah Bangun 281.312 Rumah Warga Miskin

Ia mengakui masih adanya wisatawan yang belum siap dengan sistem cashless menjadi catatan penting. Berdasarkan evaluasi sementara, kelompok usia di atas 50 tahun mendominasi kategori tersebut. Hary menegaskan, selama masa uji coba, tidak diperkenankan adanya transaksi tunai di TPR Baron. Bahkan, petugas juga dilarang membantu pembayaran dengan menggunakan uang elektronik pribadi.

Ke depan, lanjut dia, sosialisasi kepada wisatawan akan terus ditingkatkan agar penerapan sistem cashless dapat berjalan optimal saat diterapkan secara permanen. “Ini soal kebiasaan. Kalau sudah terbiasa, tentu akan lebih mudah,” tandasnya. (bas/eno)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Baron #cashless #nontunai #TPR JJLS #retribusi