GUNUNGKIDUL - Kecelakaan tragis di Jalan Playen-Banyusoco, Kalurahan Bleberan, Kapanewon Playen, Kamis (23/4), berujung duka mendalam. Siswa sekolah dasar yang sebelumnya mengalami cedera kepala berat usai terkena besi muatan mobil pikap, akhirnya meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUD Wonosari.
Korban diketahui merupakan pelajar SD yang sebelumnya tertabrak besi hollow sepanjang sekitar empat meter yang dibawa kendaraan pikap. Informasi meninggalnya korban diterima Unit Penegakan dan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Gunungkidul dari pihak keluarga pada pukul 18.31.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Gunungkidul Iptu Nur Ikhwan membenarkan kabar duka tersebut. Menurut dia, korban sempat mendapatkan penanganan medis di rumah sakit sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Baca Juga: Peringati HPN 2026, PWI DIY Gelar Jalan Sehat hingga Layanan Perpanjangan SIM di Gambiran
“Kami mendapat informasi dari keluarga korban bahwa korban meninggal dunia saat dirawat di ruang UGD RSUD Wonosari pada pukul 18.31 WIB,” ujarnya saat ditemui di Polres Gunungkidul, Kamis petang (23/4/2026).
Ia menjelaskan, kecelakaan bermula saat mobil pikap melintas membawa muatan besi hollow sepanjang kurang lebih empat meter. Saat melaju, kendaraan diduga melewati jalan berlubang atau bergelombang, sehingga, lanjut dia, muatan bergeser ke sisi kiri.
“Muatan besi itu terjatuh atau tergeser ke sebelah kiri pengemudi. Kebetulan saat itu anak tersebut berjalan kaki dan sudah berada di luar badan aspal,” jelasnya.
Mengetahui posisi besi keluar dari badan kendaraan, kata Ikhwan, pengemudi disebut sempat mengerem mendadak. Namun saat pengereman terjadi, besi justru meluncur dan menghantam kepala korban.
“Pengemudi mengetahui besinya keluar dari badan mobil, lalu mengerem. Saat mengerem itu besi langsung meluncur dan mengenai anak tersebut,” katanya.
Akibat benturan keras, korban mengalami luka serius di bagian kepala dan sempat tidak sadarkan diri di lokasi kejadian sebelum dilarikan ke rumah sakit.
Sementara itu, Kasatlantas Polres Gunungkidul AKP Priya Tri Handoyo mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan penanganan perkara dengan mengamankan barang bukti dan memeriksa sejumlah saksi. Selain itu, polisi juga memberi ruang kepada pengemudi untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.
“Kami berusaha memberikan ruang kepada pengemudi untuk berduka di rumah korban. Barang bukti berupa mobil dan satu set besi hollow kami amankan dan saksi-saksi kami periksa,” ujarnya.
Baca Juga: Siswa SD di Bleberan Playen Alami Cedera Kepala Berat Akibat Kelalaian Muatan Pikap
Menurut dia, pengemudi menunjukkan iktikad baik dengan mendatangi rumah duka bersama keluarganya. “Dari pihak pengemudi ada itikad baik. Keluarga besar pengemudi juga ikut melayat dan berduka di rumah duka,” tambahnya.
Satlantas Polres Gunungkidul menegaskan proses penyelesaian perkara tetap berjalan. Polisi juga membuka ruang tanggung jawab dari pihak pengemudi kepada keluarga korban. “Pada intinya kami memberi kesempatan kepada pengemudi untuk memberikan upaya terbaik kepada korban dan keluarganya,” tandasnya. (bas)
Editor : Heru Pratomo