Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kejari Gunungkidul Akhirnya Turun Tangan, Tugaskan Jaksa Kontrol Kualitas Menu MBG

Yusuf Bastiar • Rabu, 22 April 2026 | 07:08 WIB

 

Menu MBG.
Menu MBG.

 

 

GUNUNGKIDUL – Kejaksaan Negeri (Kejari) Gunungkidul menyatakan kesiapan ikut mengawasi pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) di Kabupaten Gunungkidul. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan program nasional itu berjalan lancar, aman, serta tepat sasaran.

Kasi Intel Kejari Gunungkidul Surya Hermawan mengatakan, telah menerima informasi terkait arahan Kejaksaan Agung mengenai pengawasan MBG secara nasional.

Karena itu, jajaran kejaksaan daerah tengah bersiap melakukan pemantauan sejak dini. Kendati demikian, Surya mengakui masih menunggu petunjuk teknis (juknis) lengkap dari pemerintah pusat sebagai dasar pelaksanaan pengawasan di lapangan.

Baca Juga: Penataan Bangunan Gedung dan Reklame, DPUPKP Sleman Fokus pada Pembinaan

“Tujuannya agar pelaksanaan berjalan aman dan lancar, sekaligus mencegah potensi penyelewengan anggaran,” jelasnya saat ditemui di Wonosari, Selasa (21/4).

Menurut dia, pengawasan tidak hanya menyasar aspek administrasi dan penggunaan anggaran. Tapi juga kualitas makanan yang diterima siswa. Dalam waktu dekat, kata dia, Kejari akan berkoordinasi dengan dinas pendidikan serta kepala sekolah se-Gunungkidul.

 Ia menilai, koordinasi tersebut penting untuk memastikan menu dan lauk pauk yang disajikan kepada siswa benar-benar layak konsumsi serta sesuai standar gizi. 

Baca Juga: Hati-hati Memilih Warna Pakaian, Dampak Kenakan Baju Hitam Setiap Hari!

 “Secepatnya kami lakukan koordinasi. InsyaAllah minggu depan sudah bisa dilaksanakan,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Gunungkidul Nunuk Setyowati menegaskan, kualitas menu MBG harus menjadi perhatian utama. Sebab, lanjut dia, program tersebut bertujuan meningkatkan asupan gizi anak sekolah guna mendukung tumbuh kembang dan kecerdasan siswa.

“Tidak boleh asal. Gizinya harus diperhatikan, begitu juga keamanan makanan saat dikonsumsi,” tegasnya.

Baca Juga: Upaya Antisipasi Peralihan Konsumen LPG, dari Non Subsidi ke Gas Melon, Potensi dari Dampak Kenaikan Harga Bright Gas di Jogja

Nunuk menjelaskan, hingga kini pelaksanaan MBG di sekolah-sekolah penerima manfaat berjalan lancar. Namun pengawasan internal tetap diperketat untuk mencegah risiko keracunan makanan maupun kejadian luar biasa lainnya.

 Salah satu langkah yang diterapkan adalah mewajibkan sekolah mendokumentasikan menu MBG setiap hari. Foto makanan yang diterima siswa kemudian dikirimkan ke dinas sebagai bahan evaluasi.

“Sekolah setiap hari harus memfoto menu yang diberikan oleh pihak SPPG. Dari situ bisa diketahui jenis maupun kualitas makanan yang disajikan kepada anak-anak,” ungkapnya. (bas/pra)

Editor : Heru Pratomo
#Menu MBG #juknis #kejari gunungkidul #jaksa #kejaksaan agung