Respons Cepat Damkarmat Gunungkidul Rata-rata 8 Menit 20 Detik, 44 Kejadian Penyelamatan dan 5 Kebakaran Selama Maret
Yusuf Bastiar• Kamis, 9 April 2026 | 22:00 WIB
Dokumentasi/Damkarmat Gunungkidul: Person Damkarmat Gunungkidul sedang melakukan evakuasi pemadam kebakaran yang menimpa kandang sapi milik warga Nglipar.
GUNUNGKIDUL - Kinerja respons petugas UPT Damkarmat Kabupaten Gunungkidul selama Maret 2026 menunjukkan capaian sigap.
Dari total penanganan kejadian penyelamatan, waktu respons rata-rata tercatat hanya 8 menit 20 detik. Hal ini menegaskan kesiapsiagaan petugas di lapangan.
Kepala Pelaksana UPT Damkarmat Gunungkidul Handoko menyebut, capaian waktu respons tersebut tidak lepas dari kesiapan personel dan distribusi pos yang semakin optimal.
“Kecepatan respons menjadi kunci utama dalam meminimalisasi dampak kejadian, baik kebakaran maupun non kebakaran,” ujarnya saat ditemui di Wonosari, Kamis (9/4/2026).
Sepanjang Maret, pihaknya mencatat 5 kejadian kebakaran yang tersebar di lima kapanewon, yakni Playen, Wonosari, Karangmojo, Semin, dan Rongkop.
Dari kejadian tersebut, tiga rumah terdampak dan lima warga ikut terdampak. Selain kebakaran, lanjut dia, intensitas penanganan justru didominasi kejadian non kebakaran.
Total 44 kejadian non kebakaran ditangani, meliputi 22 evakuasi hewan , 8 evakuasi kendaraan, 5 evakuasi cincin, serta 14 kejadian lainnya.
“Sebaran kejadian paling tinggi berada di Kapanewon Wonosari dengan 25 kasus, disusul Playen dan Karangmojo masing-masing 5 kejadian,” terangnya.
Sementara itu, Kasubag TU Damkarmat Gunungkidul Ngadiyono menambahkan, tingginya angka kejadian non kebakaran menunjukkan peran Damkarmat yang semakin luas di tengah masyarakat.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di musim kemarau, serta segera melapor apabila terjadi kondisi darurat.
“Kami tidak hanya menangani kebakaran, tetapi juga berbagai kondisi darurat lain yang membutuhkan penanganan cepat,” tandasnya. (bas)