GUNUNGKIDUL - Seorang nelayan asal Pekalongan, Jawa Tengah, bernama Saelan dilaporkan meninggal dunia secara mendadak di atas kapal. Pria berusia 63 tahun itu menghembuskan napas terakhirnya saat melaut di perairan berjarak 16 mil laut dari Pelabuhan Perikanan Pantai Sadeng, Kabupaten Gunungkidul, Sabtu (4/4) pagi.
Koordinator SAR Wilayah I Gunungkidul Sunu Handoko menjelaskan, peristiwa meninggalnya Saelan terjadi pada Sabtu pagi sekitar pukul 07.00. Saat itu, korban bersama 32 anak buah kapal (ABK) berang berangkat dari Pelabuhan Perikanan Pantai Sadeng.
Lalu, pada pukul 08.45 Saelan melakukan kegiatan seperti biasanya mencuci karpet. Namun tiba-tiba korban ambruk telungkup. "Saat diperiksa oleh rekan-rekan nelayan lainnya, ternyata sudah tidak ada denyut nadi," katanya, Sabtu (4/4).
Setelah melakukan pengecekan ke Saelan, lanjut Sunu, kemudian salah satu dari ABK kapal, Sugi menghubungi petugas SAR Pantai Sadeng guna melaporkan kejadian itu. Mendapati laporan tersebut, Tim SAR Pantai Sadeng lalu menuju ke lokasi kejadian.
Jenazah Saelan kemudian dibawa ke Puskesmas Girisubo menggunakan ambulans untuk dilakukan pemeriksaan. Setelah dilakukan pemeriksaan, Saelan dinyatakan telah positif meninggal dunia.
Baca Juga: Polres Gunungkidul Pastikan Nihil Aduan Perang Sarung hingga Balap Motor pada Pekan Pertama Ramadan
Pihak berwenang masih akan melakukan pemeriksaan penyebab kematian itu. "Pada pukul 11.15 setelah pemeriksaan kesehatan selesai, jenazah diantar ke rumah duka di Pekalongan," tandas Sunu. (ayu/laz)