Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Longsor Bebatuan Kembali Terjadi di Tanjakan Clongop Gunungkidul, 50 Persen Bahu Jalan Tertutup

Yusuf Bastiar • Kamis, 2 April 2026 | 16:54 WIB
Dokumentasi/BPBD Gunungkidul: Personil BPBD Gunungkidul sedang memecah batu menggunakan alat jack hammer agar mempermudah proses pembersihan.
Dokumentasi/BPBD Gunungkidul: Personil BPBD Gunungkidul sedang memecah batu menggunakan alat jack hammer agar mempermudah proses pembersihan.

GUNUNGKIDUL - Akses jalan di jalur Wonosari-Wedi, tepatnya di kawasan Tanjakan Clongop, Kalurahan Watugajah, Kapanewon Gedangsari kembali terganggu akibat longsoran batu berukuran besar pada Kamis sore (2/4). Material longsor berupa batu berdiameter sekitar ±3 meter persegi menutup separuh badan jalan.

Peristiwa tersebut terjadi usai hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang mengguyur wilayah Gedangsari sejak sekitar pukul 13.00 dengan durasi cukup lama. Kondisi ini memicu longsoran dari tebing di sekitar lokasi.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul Purwono mengatakan, batu yang longsor jatuh tepat di badan jalan sehingga mengganggu arus lalu lintas. Ia mengatakan, material longsoran menutup 50 persen bahu jalan.

“Material longsor berupa batu cukup besar berada di badan jalan dan menutup sekitar 50 persen akses. Ini tentu membahayakan pengguna jalan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (2/4/2026).

Baca Juga: Melihat Momen Kedekatan Ahmad Luthfi dengan Dedi Mulyadi

Ia menambahkan, saat hujan deras berlangsung, akses jalan sempat ditutup sementara demi keselamatan. Namun setelah kondisi memungkinkan, dilakukan penyekatan agar kendaraan tetap bisa melintas secara terbatas. “Untuk sementara lalu lintas masih bisa lewat dengan sistem buka-tutup, karena sebagian badan jalan masih tertutup material,” jelasnya.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Gunungkidul bersama unsur terkait langsung melakukan penanganan di lokasi. Proses evakuasi dilakukan dengan memecah batu menggunakan alat jack hammer sebelum dipindahkan ke pinggir jalan. “Sekarang masih proses pembersihan,” tandasnya.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Gunungkidul Edy Winarta menjelaskan, penanganan dilakukan secara bertahap mengingat ukuran batu yang cukup besar.

Ia mengaku, satu regu evakuasi dikerahkan untuk memecah batu menggunakan alat, kemudian dipinggirkan agar akses jalan bisa segera normal kembali. Selama proses pembersihan berlangsung, Polsek Gedangsari memasang rambu-rambu peringatan di sekitar titik longsoran.

Kendati demikian, hingga saat ini material longsor utama disebut belum sepenuhnya tertangani. Potensi longsor susulan masih perlu diwaspadai, terutama jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi. Penanganan melibatkan BPBD Gunungkidul, Pemerintah Kapanewon Gedangsari, serta Polsek Gedangsari.

Upaya lanjutan akan dilakukan untuk memastikan jalur kembali aman dan dapat dilalui secara normal.

Baca Juga: Kabar Baik bagi Liverpool dan Swedia, Alexander Isak Telah Kembali Berlatih

“Pengguna jalan diminta tetap berhati-hati saat melintas di lokasi, karena kondisi tebing masih labil,” tambah Edy. (bas)

Editor : Bahana.
#longsor bebatuan #clongop gunungkidul #yusuf bastiar #Yogyakarta #Gunungkidul