GUNUNGKIDUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul memiliki lima Proyek Strategis Kabupaten (PSK) tahun ini. Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp17,37 miliar. Kebijakan tersebut menjadi langkah percepatan pembangunan sekaligus upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih menjelaskan, penetapan PSK merupakan instrumen pengendalian pembangunan agar program daerah berjalan lebih efektif, efisien, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. “Proyek strategis ini dirancang untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat sekaligus memperkuat sektor unggulan daerah,” ujarnya kepada wartawan kemarin (29/3).
Baca Juga: Papan Tengah Belum Jaminan Aman, PSIM Jogja Masih Dibayangi Risiko di Sisa Delapan Laga
Berdasarkan keputusan bupati Nomoar 41/KPTS/2026 pada Januari lalu, lima proyek strategis yang ditetapkan mencakup berbagai sektor. Di bidang kesehatan, pemkab mengalokasikan Rp7,43 miliar untuk pembangunan gedung kantor dinas kesehatan. Proyek ini, kata Endah, guna mendukung visi warga sehat melalui pemenuhan standar pelayanan minimal (SPM).
Sementara di sektor lingkungan, pembangunan aviary dome dan sarana konservasi ekosistem lokal digelontor Rp 5,05 miliar oleh dinas lingkungan hidup. Program tersebut diarahkan untuk mewujudkan visi alam lestari. Kemudian di sektor infrastruktur, rekonstruksi ruas jalan Umbulrejo-Genjahan-Wuryantoro menelan anggaran Rp 3 miliar. “Proyek ini diharapkan meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat,” tegasnya.
Baca Juga: Wah, Longsor Susulan di Tanjakan Clongop Terjadi Tiga Kali dalam Sepekan: Didominasi Tanah Tua
Kemudian di bidang pendidikan, relokasi TK Negeri Gedangsari dianggarkan Rp 1,11 miliar. Guna meningkatkan kualitas layanan pendidikan dalam kerangka visi bocah pinter. Adapun di sektor pariwisata, pembangunan pos retribusi tahap I senilai Rp 770 juta.
Endah menegaskan, kelima proyek tersebut tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga sebagai upaya pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Gunungkidul. “Harapannya, manfaat pembangunan bisa dirasakan merata oleh masyarakat,” sebutnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Gunungkidul Sri Suhartanta menambahkan, seluruh perangkat daerah diminta segera melakukan percepatan pelaksanaan. Mulai dari penyusunan perencanaan teknis hingga integrasi lintas sektor agar target pembangunan dapat tercapai tepat waktu. “Pemerintah berharap pelaksanaan proyek berjalan tepat sasaran dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya. (bas/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita