Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Arus Kendaraan via Patuk Tembus 391 Ribu, Naik 25 Persen Dibanding Tahun Lalu: Lonjakan Tinggi tapi Masih Tetap Lancar

Yusuf Bastiar • Kamis, 26 Maret 2026 | 19:16 WIB
Sebanyak 300 ribu kendaraan memasuki wilayah Gunungkidul selama periode mudik lebaran 2026.
Sebanyak 300 ribu kendaraan memasuki wilayah Gunungkidul selama periode mudik lebaran 2026.

 
 
GUNUNGKIDUL - Arus kendaraan yang melintas di jalur utama Patuk, Gunungkidul, selama periode angkutan Lebaran 2026 mengalami lonjakan signifikan.
 
Hingga 24 Maret 2026, total kendaraan masuk tercatat mencapai 391.865 unit, sementara kendaraan keluar sebanyak 358.895 unit.
 
Koordinator Data Dinas Perhubungan Gunungkidul Patnawati mengungkapkan, angka tersebut menunjukkan kenaikan sekitar 25 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
 
 
“Per tanggal 24 Maret, total kendaraan masuk mencapai 391.865 dan keluar 358.895. Kalau dibandingkan tahun lalu, ada kenaikan kurang lebih 25 persen,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (26/3/2026).
 
Ia menjelaskan, lonjakan ini jauh di atas rata-rata lalu lintas harian di jalur tersebut.
 
Dalam kondisi normal, volume kendaraan yang melintas di kawasan Patuk berkisar 10 ribu unit per hari dari berbagai jenis kendaraan.
 
Berdasarkan rekapitulasi dishub, total kendaraan pada periode H- hingga H+ Lebaran didominasi sepeda motor dan mobil pribadi.
 
 
Sepeda motor tercatat sebanyak 269.530 unit masuk dan 242.706 unit keluar. Disusul mobil dengan 117.342 unit masuk dan 111.795 unit keluar.
 
Sementara itu, kendaraan angkutan umum dan barang jumlahnya relatif lebih kecil. Bus tercatat 1.249 unit masuk dan 1.240 unit keluar.
 
Bus besar sebanyak 695 unit masuk dan 569 unit keluar. Untuk kendaraan logistik, truk tercatat 2.336 unit masuk dan 2.116 unit keluar, serta truk besar sebanyak 713 unit masuk dan 469 unit keluar.
 
 
Jika dirinci per hari, pada H- (sebelum Lebaran) tercatat 209.795 kendaraan masuk dan 173.940 keluar. Memasuki hari H (20 Maret 2026), jumlah kendaraan mencapai 37.817 masuk dan 33.982 keluar.
 
Pada H+1 (21 Maret), kendaraan masuk 36.709 dan keluar 38.172. H+2 (22 Maret) meningkat menjadi 39.213 masuk dan 35.417 keluar.
 
Selanjutnya H+3 (23 Maret) tercatat 35.951 kendaraan masuk dan 37.755 keluar. Sedangkan H+4 (24 Maret) mencapai 32.380 kendaraan masuk dan 39.631 keluar.
 
“Secara total, akumulasi periode H hingga H+4 mencatat 182.070 kendaraan masuk dan 184.955 keluar,” ungkapnya.
 
 
Terpisah, Kepala Pos Pengamanan (Pos PAM) Hargodumilah Patuk AKP Paryadi mengatakan, lonjakan arus kendaraan tersebut masih dapat dikendalikan dengan baik di lapangan.
 
“Arus lalu lintas relatif lancar meskipun terjadi peningkatan volume kendaraan. Personel kami siaga untuk mengantisipasi kepadatan, terutama di titik-titik rawan,” katanya.
 
Menurutnya, kawasan Patuk yang menjadi pintu masuk utama ke Gunungkidul memang selalu mengalami peningkatan volume kendaraan saat musim mudik dan libur panjang.
 
 
Namun, dengan kesiapan petugas serta rekayasa lalu lintas yang diterapkan, kondisi tetap terkendali.
 
“Lonjakan cukup tinggi, tapi masih bisa terurai dengan baik. Tidak ada penumpukan kendaraan,” tandasnya. (bas)
 
Editor : Winda Atika Ira Puspita
#arus kendaraan #lonjakan signifikan #Patuk Gunungkidul #arus mudik #angkutan lebaran #arus balik