GUNUNGKIDUL - Meski secara administratif libur, pelayanan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Gunungkidul (Damkarmart) tetap berjalan selama momentum Lebaran.
Bahkan, petugas mencatat sedikitnya 10 kejadian yang harus ditangani selama masa libur.
Mulai dari evakuasi puluhan telur ular piton hingga pengambilan kunci mobil yang tertinggal di dalam mobil.
Kasubag TU Damkarmart Gunungkidul Ngadiyono mengatakan, berbagai laporan masyarakat tetap direspons cepat oleh petugas yang siaga penuh di lapangan.
“Secara administrasi memang libur, tapi pelayanan tetap berjalan. Selama Lebaran kami menangani sekitar 7 sampai 10 kejadian dengan beragam kasus,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (25/3/2026).
Ia menjelaskan, jenis kejadian yang ditangani cukup variatif. Mulai dari kunci mobil yang tertinggal di dalam kendaraan, mobil terperosok, hingga pelepasan cincin yang tidak bisa dilepas dari jari pemiliknya.
“Kasus yang dominan itu kunci tertinggal di dalam mobil. Selain itu ada mobil terperosok dan pelepasan cincin. Semua kami tangani sesuai prosedur,” jelasnya.
Salah satu kejadian yang cukup menyita perhatian terjadi di Padukuhan Selang 2, Kalurahan Selang, Kapanewon Wonosari pada Selasa petang (24/3/2026).
Petugas menerima laporan sekitar pukul 17.40 WIB terkait temuan sarang ular di lingkungan permukiman warga.
Saat dilakukan pengecekan, petugas menemukan puluhan telur ular di bawah gorong-gorong selokan jalan desa.
Sebelumnya warga telah menemukan sekitar 24 butir telur, kemudian tim kembali menemukan 17 butir tambahan di lokasi yang sama.
“Dalam pengecekan tidak ditemukan induk ular. Namun dari cirinya, telur tersebut diduga milik ular piton. Evakuasi hampir satu jam,” ungkap Ngadiyono.
Lokasi temuan berada di kawasan padat penduduk, sehingga berpotensi menimbulkan risiko bagi warga.
Seluruh telur kemudian diamankan oleh masyarakat setempat, sementara petugas memberikan imbauan kewaspadaan.
“Kami mengimbau warga berhati-hati saat beraktivitas di sekitar lokasi. Jika ditemukan ular atau membutuhkan evakuasi, segera hubungi Damkar,” tambahnya.
Kepala Pelaksana Damkarmart Gunungkidul Handoko menegaskan, selama libur Lebaran pihaknya tetap menyiagakan personel secara bergantian untuk mengantisipasi berbagai kondisi darurat.
“Petugas kami tetap siaga penuh. Begitu ada laporan masuk, tim langsung bergerak ke lokasi untuk memberikan penanganan cepat,” tegasnya.
Menurutnya, meningkatnya mobilitas masyarakat saat libur Lebaran turut memicu beragam kejadian nonkebakaran yang membutuhkan penanganan Damkarmart.
Dengan kesiapsiagaan tersebut, kata dia, Damkarmart memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal, meski berada di tengah masa libur panjang.
“Momentum Lebaran memang berbeda. Aktivitas masyarakat meningkat, sehingga potensi kejadian juga lebih beragam,” tutupnya. (bas)
Editor : Meitika Candra Lantiva