Ratusan personel tersebut akan disiagakan di sepanjang destinasi pantai selatan, mulai dari wilayah Kabupaten Gunungkidul, Bantul, hingga Kulon Progo.
Kepala Satpol PP DIY Bagas Senoadji mengatakan, peningkatan kesiapsiagaan dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan selama periode Lebaran hingga 10 Syawal atau sekitar 29 Maret 2026.
Menurutnya, peningkatan jumlah pengunjung biasanya terjadi mulai hari kedua Lebaran hingga beberapa hari setelahnya.
Terlebih terdapat tradisi masyarakat pada 10 Syawal yang dikenal dengan kegiatan sesrawungan atau silaturahmi yang sering dimanfaatkan untuk berwisata.
“10 Syawal lebaran ini jatuh di Sabtu dan Minggu, ini wisatawan akan melonjak,” ujar Bagas saat apel kesiapsiagaan personel pengamanan wisata ndi Pantai Siung Kalurahan Purwodadi Kapanewon Tepus Gunungkidul, Senin pagi (16/3/2026).
Ia mengingatkan, seluruh petugas di lapangan agar selalu menjaga kondisi fisik selama bertugas.
Petugas diminta memastikan kemampuan dan kesiapan diri sebelum melakukan upaya penyelamatan di kawasan pantai.
Ia menegaskan, jangan sampai tim SAR yang menyelamatkan malah menjadi korban.
“Pastikan fisik dan kemampuan cukup untuk menolong. Misalnya kalau kemampuan menerjang ombak belum mahir, jangan memaksakan,” sambungnya.
Selain kawasan pantai selatan, pengamanan juga dilakukan di sejumlah destinasi wisata lain di DIJ seperti kawasan wisata Kaliurang dan Waduk Sermo.
Ia menambahkan, petugas juga akan memberikan edukasi kepada pengunjung terkait potensi bahaya di destinasi wisata.
Di kawasan Kaliurang misalnya, wisatawan diimbau tidak melakukan aktivitas berisiko seperti mendaki ke kawasan Gunung Merapi.
Selain 328 personel Satlinmas Rescue Istimewa, pengamanan juga diperkuat dengan tambahan sekitar 70 personel dari Satpol PP DIY.
Dukungan tambahan juga akan datang dari Satpol PP kabupaten/kota.
Dengan pengerahan personel secara menyeluruh tersebut, Bagas berharap pengawasan terhadap jutaan wisatawan yang diprediksi berkunjung selama libur Lebaran dapat berjalan optimal.
“Harapannya tidak ada kejadian laka laut maupun kejadian lain selama masa libur Lebaran,” tandasnya.
Sementara itu, Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah I Sadeng Sunu Handoko mengatakan, di wilayahnya sebanyak 35 personel disiagakan untuk mengamankan 16 pantai yang tersebar di dua kapanewon dan lima kalurahan di wilayah pesisir selatan Gunungkidul.
Ia juga mengatakan, lonjakan kunjungan wisatawan biasanya terjadi sehari setelah Lebaran hingga sekitar 10 hari berikutnya.
“Biasanya sehari setelah Lebaran sampai sekitar 10 hari ke depan pantai di Gunungkidul ramai dikunjungi wisatawan,” ujarnya.
Personel telah ditempatkan di berbagai titik strategis termasuk area yang dianggap rawan kecelakaan laut.
Mereka bertugas memberikan himbauan, peringatan, hingga melakukan pengawasan langsung kepada wisatawan.
“Jika terjadi kejadian laka, tim siaga melakukan penyelamatan sehingga bisa mencegah kejadian lanjutan yang tidak diinginkan. Personel kami sudah disiagakan di setiap titik pantai, termasuk di titik rawan. Kami melakukan imbauan sebagai pencegahan awal, peringatan sebagai pencegahan lanjutan, sekaligus pengawasan di lapangan,” pungkasnya. (bas)
Editor : Bahana.