Cegah Balap Liar, Polres Gunungkidul Bubarkan 40 Remaja yang Berkumpul di JJLS Saptosari
Yusuf Bastiar• Minggu, 1 Maret 2026 | 22:02 WIB
Personel Polsek Saptosari sedang memastikan remaja yang berkumpul di JJLS Monggol tidak melakukan aktivitas kenakalan remaja seperti balap liar dan perang sarung.
GUNUNGKIDUL - Personel Polres Gunungkidul membubarkan puluhan remaja yang berkumpul di kawasan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) Monggol, Kapanewon Saptosari pada Minggu (1/3/2026) pagi.
Pembubaran dilakukan menyusul laporan warga terkait dugaan rencana balap liar usai salat Subuh.
Kasi Humas Polres Gunungkidul AKP Subarsana mengatakan, informasi diterima petugas menjelang subuh. Warga melaporkan akan ada aktivitas balap liar di ruas JJLS Monggol.
“Menindak lanjuti laporan itu, unit patroli Subuh langsung menuju lokasi. Sekitar pukul 05.30 sudah ada puluhan remaja berkumpul membawa sepeda motor masing-masing,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (1/3/2026).
Menurutnya, saat melihat mobil patroli dari kejauhan, para remaja langsung membubarkan diri.
Sepeda motor yang diduga akan digunakan untuk balap liar juga segera dibawa pergi.
Kendati demikian, terdapat beberapa remaja yang tak sempat kabur. Petugas kemudian meminta para remaja tersebut pulang ke rumah masing-masing.
“Sebagian besar langsung kabur. Tapi ada beberapa yang tidak sempat pergi, lalu kami ajak bicara dan kami beri edukasi terkait bahaya aktivitas tersebut,” terangnya.
Sementara itu, Kapolsek Saptosari AKP Sigit Teja Sukmana menyebut, kawasan JJLS Monggol memang kerap menjadi titik kumpul remaja selama Ramadan.
Lokasinya yang relatif jauh dari permukiman warga membuat area tersebut dianggap aman untuk berkumpul.
“Di Saptosari ini sebagian besar JJLS dekat dengan permukiman. Monggol ini salah satu yang agak jauh, sehingga sering jadi tempat kumpul setelah subuh,” jelasnya.
Meski demikian, pihaknya menyebut sejauh ini baru ditemukan praktik balap liar. Remaja biasanya hanya nongkrong selepas subuh.
Namun, lanjut dia, tetap berpotensi mengarah pada aktivitas berisiko seperti perang sarung maupun aksi ugal-ugalan di jalan.
“Kami tidak membubarkan kalau hanya nongkrong. Tapi kami imbau agar tidak membahayakan pengguna jalan lain. Kalau sampai balap liar tentu akan kami tindak,” tegasnya.
Polsek Saptosari bersama jajaran Polres Gunungkidul rutin melakukan patroli pagi dan sore di kawasan tersebut, terutama pada jam-jam rawan seperti menjelang berbuka puasa, selepas tarawih hingga pagi hari sekitar pukul 07.00.
Selain itu, Bhabinkamtibmas juga melakukan pendataan dan menyambangi rumah para remaja yang teridentifikasi berkumpul di JJLS.
Orang tua diminta ikut berperan aktif mengawasi anak-anaknya selama Ramadan.
Ia berharap langkah preventif ini dapat mencegah potensi kecelakaan lalu lintas maupun gangguan kamtibmas selama bulan suci Ramadan di wilayah Saptosari.
“Kami sudah mengimbau masyarakat agar benar-benar mengawasi anaknya, supaya tidak terlibat balap liar ataupun perang sarung,” tandasnya. (bas)