Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sebulan, PAD Pariwisata Tembus Rp 6,5 M Munculnya Destinasi Baru Jadi Salah Satu Alasan

Yusuf Bastiar • Selasa, 3 Februari 2026 | 08:05 WIB
DESTINASI BARU: Kawasan wisata buatan Pictniq di Patuk baru diresmikan akhir 2025 dan sudah ramai dikunjungi wisatawan saat Januari 2026.
DESTINASI BARU: Kawasan wisata buatan Pictniq di Patuk baru diresmikan akhir 2025 dan sudah ramai dikunjungi wisatawan saat Januari 2026.

GUNUNGKIDUL - Jumlah kunjungan wisatawan di Kabupaten Gunungkidul selama Januari 2026 mencapai 520.900 orang. Membuat pendapatan asli daerah (PAD) sektor pariwisata tembus hingga Rp 6.569.640.800.

Kepala Bidang Pengembangan Destinasi, Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) Gunungkidul Nanang Putranto menjelaskan, lonjakan kunjungan wisatawan terjadi pada momentum libur panjang Isra Mikraj yang bertepatan dengan akhir pekan. Total pengunjung mencapai 83.760 wisatawan dengan PAD menyentuh angka Rp 1.256.409.175. “Puncak kunjungan 16 hingga 18 Januari,” ujar Nanang saat ditemui di ruang kerjanya Senin (2/2).

Peningkatan PAD pariwisata juga dipengaruhi sejumlah faktor lain. Di antaranya penataan destinasi pantai, khususnya di kawasan Pantai Sepanjang. Serta pergantian petugas tempat pemungutan retribusi (TPR) yang dinilai berdampak positif terhadap optimalisasi pendapatan.

Selain itu, lanjut dia, munculnya sejumlah destinasi wisata buatan baru yang viral di media sosial juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Destinasi-destinasi tersebut ramai dikunjungi dan ikut menyumbang PAD secara signifikan. “Efek libur Natal dan tahun baru, destinasi baru, serta penataan kawasan wisata memberi kontribusi besar,” sebutnya.

Sementara itu, Sekretaris Disparekrafpora Gunungkidul Eko Nur Cahyo menyebut, capaian PAD pariwisata tahun ini mengalami lonjakan sangat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pada 23 Januari 2026 saja, PAD pariwisata sudah mencapai Rp 5,4 miliar dengan kunjungan 435.151 orang. “Kami sudah memprediksi akan terus bertambah, dan benar hingga akhir Januari tembus lebih dari Rp 6 miliar,” ungkap Eko.

Jika dibandingkan dengan Januari 2025, peningkatannya terbilang tajam. Jumlah pengunjung hanya 248.005 orang dengan PAD Rp 1.925.576.295. “Artinya, pendapatan pariwisata di awal tahun ini naik sekitar Rp 3,5 miliar, atau meningkat 185,6 persen,” rincinya.

Capaian baru pada Januari lalu, lanjutnya, menjadi awal yang sangat positif untuk mengejar target PAD pariwisata Gunungkidul 2026 yang dipatok Rp 36,4 miliar. (bas/eno)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#pendapatan asli daerah (PAD) #Isra Mikraj #PAD #kunjungan #destinasi wisata #Kunjungan Wisatawan #kabupaten gunungkidul #sektor pariwisata