GUNUNGKIDUL – Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) Gunungkidul mencatat jumlah kunjungan wisatawan mencapai 395.498 orang pada awal 2026.
Dari jumlah itu, pendapatan retribusi sektor pariwisata yang masuk ke kas daerah sebesar Rp 5,4 miliar.
Sekretaris Disparekrafpora Gunungkidul Eko Nur Cahyo mengatakan, kenaikan pendapatan dan kunjungan wisatawan pasca-tahun baru terbilang signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Menurutnya, capaian tersebut tidak semata-mata dipengaruhi oleh pergantian petugas Tempat Pemungutan Retribusi (TPR).
“Pendapatan dan kunjungan naik signifikan bukan hanya karena penggantian petugas TPR. Monitoring dan evaluasi (monev) serta pengawasan kami lakukan lebih intensif,” ujarnya saat dihubungi wartawan Minggu (25/1/2026).
Eko menjelaskan, sejak awal 2026 pihaknya memperketat monev dan pengawasan lapangan di TPR kawasan pesisir.
Langkah tersebut berdampak langsung pada peningkatan pendapatan retribusi sektor pariwisata.
Untuk menjaga tren positif tersebut, instansi ini menyiapkan sejumlah pola baru dalam pengawasan dan evaluasi guna meningkatkan capaian pendapatan asli daerah (PAD) 2026.
“Ke depan kami akan menerapkan beberapa pola baru untuk monev dan pengawasan agar capaian PAD terus meningkat,” ungkapnya.
Baca Juga: Dibangun Tahun 1983, Tanggul Sodetan Kali Papah Sentolo Lor Terancam Ambrol
Sementara itu, Kepala Disparekrafpora Gunungkidul Hary Sukmono menambahkan, lonjakan kunjungan wisata juga dipengaruhi oleh momentum libur panjang akhir pekan yang bertepatan dengan peringatan Isra Mikraj 2026.
Selama tiga hari libur, jumlah kunjungan wisata tercatat menembus lebih dari 100 ribu orang dengan kontribusi PAD mencapai Rp 1,28 miliar.
“Total kunjungan wisatawan selama libur Jumat hingga Minggu, 16-18 Januari 2026, mencapai 101.854 orang,” jelasnya.
Baca Juga: Uji Coba Embarkasi Haji Berbasis Hotel Buble Skema Kloter Campuran Bakal Digelar Februari Nanti
Rinciannya, pada Jumat (16/1/2026) tercatat 29.690 pengunjung, Sabtu (17/1/2026) sebanyak 39.974 orang, dan Minggu (18/1/2026) mencapai 32.190 wisatawan.
Puncak kunjungan terjadi pada Sabtu dengan hampir 40 ribu wisatawan dalam satu hari. Seperti periode libur sebelumnya, destinasi wisata pantai masih menjadi magnet utama bagi wisatawan. Kawasan pesisir selatan Gunungkidul mendominasi angka kunjungan.
“Tujuan destinasi pantai masih menjadi favorit wisatawan yang datang ke Gunungkidul,” tambahnya. (bas/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita