Kios-kios pedagang yang dulunya menutupi pandangan pengunjung untuk melihat laut dari jalan telah dibongkar.
Pembongkaran ini merupakan program penataan pantai oleh pemerintah Kabupaten Gunungkidul.
Kios sebelumnya direlokasi guna menjaga ketertiban dan kenyamanan di Pantai Sepanjang.
Pembangunan kios baru ini menelan anggaran sekitar Rp400 juta yang diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Selama relokasi, pedagang tidak diburu-buru untuk segera menempati lapak baru. Akan tetapi ditargetkan perpindahan pedagang selesai paling lambat awal Januari.
Ketika Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, hadir di Pantai Sepanjang pada hari Rabu, 7 Januari 2026, seluruh kios lama telah selesai dibongkar.
“Alhamdulillah para pedagang sangat tertib. Seluruh kios di tepi selatan sudah dibongkar dan saat ini masih tahap pembersihan,” ujar Bupati Endah.
Tak hanya kios, Pantai Sepanjang juga tampil baru dengan selesainya pengaspalan jalan sepanjang 500 meter yang menghabiskan total anggaran kedua pembangunan sebesar Rp1,6 miliar.
Bahkan direncanakan akan dibangun pedestrian sebagai penyempurnaan penataan pantai sepanjang.
Diperkirakan akan menelan anggaran sekitar Rp3 miliar dan dilakukan bersama dengan lintas perangkat daerah.
Kedepannya pemerintah melarang usaha sewa tikar dan payung di kawasan pantai.
Meskipun begitu, pedagang tetap boleh berjualan di daerah pasir pantai dengan syarat ketika pagi hari daerah tersebut sudah bersih.
Penataan dan pembersihan pantai Sepanjang ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik wisata pantai Gunungkidul hingga dua kali lipat serta menjadi sarana dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan bagi wisatawan.
Penulis: Hanifah Fajri Nurhikmah