Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Terjadi di Gunungkidul sejak Kamis, 11 Kalurahan di Lima Kapanewon Ikut Terdampak

Yusuf Bastiar • Jumat, 2 Januari 2026 | 20:30 WIB

 

 

DAMPAK ANGIN KENCANG: Pohon asam Jawa berusia ratusan tahun tumbang di kawasan Bangsal Sewokoprojo Kamis (1/1).
DAMPAK ANGIN KENCANG: Pohon asam Jawa berusia ratusan tahun tumbang di kawasan Bangsal Sewokoprojo Kamis (1/1).

GUNUNGKIDUL - Hujan deras disertai angin kencang merusak sejumlah rumah warga dan mengganggu akses jalan di Kabupaten Gunungkidul Kamis (1/1). Cuaca ekstrem tersebut berdampak pada 11 kalurahan di lima kapanewon. Total kerugian sementara ditaksir mencapai Rp 26,2 juta.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul Purwono mengatakan, berdasarkan pemutakhiran data hingga pukul 19.05, wilayah terdampak tersebar di Kapanewon Wonosari meliputi Kalurahan Piyaman, Gari, Kepek, Wonosari, Wareng, dan Duwet. Kemudian di Pampang, Paliyan; Logandeng, Playen; Giripurwo, Purwosari; dan Kemadang, Tanjungsari.

“Cuaca ekstrem terjadi sejak siang hingga sore hari, dengan intensitas hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang,” ujar Purwono saat dikonfirmasi Jumat (2/1).

Dampak bencana ini meliputi kerusakan fasilitas pribadi berupa 15 rumah warga dan dua kantor. Kemudian pada sektor infrastruktur, tujuh titik akses jalan yang sempat terganggu akibat pohon tumbang maupun material lain yang menghalangi badan jalan.

“Untuk fasilitas umum, terdapat tiga jaringan listrik dan satu pos ronda yang mengalami kerusakan,” bebernya.

Ia menambahkan, BPBD terus berkoordinasi dengan lintas sektor untuk penanganan lanjutan. Termasuk pembersihan material dan pemulihan akses jalan serta jaringan listrik.

 

Edy mengimbau, agar masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. Warga juga diminta melakukan pemangkasan pohon lapuk secara mandiri. Serta menghindari berteduh di bawah pohon besar, jaringan listrik, dan reklame saat hujan deras disertai angin kencang.

“Peringatan dini cuaca harus menjadi perhatian bersama sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan,” pesan Edy. (bas/eno)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Angin Kencang #kalurahan #Cuaca Ekstrem #hujan deras #kapanewon #kabupaten gunungkidul #BPBD Gunungkidul