Korban diketahui bernama Endang Supriatna (61) yang ditemukan dalam kondisi kaku di atas kapal.
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah II Baron Marjono menjelaskan, peristiwa bermula ketika korban berangkat melaut seorang diri dari Pantai Drini pada Jumat (26/12) sekitar pukul 15.30. Korban berniat mencari ikan dan bermalam di tengah laut.
“Pada Sabtu pagi sekitar pukul 07.30, seorang saksi yang juga nelayan berangkat melaut dan melihat kapal korban berada di tengah laut. Saat didekati, korban sudah dalam kondisi tidak bergerak dan kaku,” jelas Marjono saat dikonfirmasi pada Sabtu, (27/12/2025).
Saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada petugas Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah II Baron.
Petugas segera bergerak menuju lokasi kejadian di tengah laut untuk melakukan evakuasi.
Korban kemudian dievakuasi menepi ke Pantai Drini sebelum dibawa menggunakan ambulans Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) ke RSUD Saptosari.
Sementara itu, Sekretaris Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah II Baron Surisdiyanto menambahkan, hasil pemeriksaan medis menyatakan korban telah meninggal dunia.
“Dokter menyatakan korban sudah henti napas saat tiba di rumah sakit,” ujarnya.
Usai proses pemeriksaan di rumah sakit, jenazah korban selanjutnya dipulangkan ke rumah duka di Pangandaran menggunakan ambulans SRI Wilayah II Baron.
Dalam proses evakuasi dan penanganan kejadian tersebut, sebanyak 10 personel Satlinmas Rescue Istimewa dikerahkan.
Hingga saat ini, kata Suris, penyebab pasti meninggalnya korban masih menunggu keterangan lebih lanjut.
“Kami menghimbau para nelayan untuk selalu memperhatikan kondisi kesehatan serta faktor keselamatan sebelum melaut, terlebih saat melakukan aktivitas seorang diri di tengah laut,” tegasnya. (bas)
Editor : Bahana.