Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Indukan Sapi Milik Dalino Tercebur Septic Tank, Damkarmart Gunungkidul Lakukan Evakuasi

Yusuf Bastiar • Senin, 22 Desember 2025 | 22:58 WIB

Seekor sapi milik warga Padukuhan Bulu, Kalurahan Karangmojo, Kapanewon Karangmojo, Gunungkidul, tercebur ke dalam septic tank pada Senin siang (22/12).
Seekor sapi milik warga Padukuhan Bulu, Kalurahan Karangmojo, Kapanewon Karangmojo, Gunungkidul, tercebur ke dalam septic tank pada Senin siang (22/12).
GUNUNGKIDUL - Seekor sapi milik warga Padukuhan Bulu, Kalurahan Karangmojo, Kapanewon Karangmojo, Gunungkidul, tercebur ke dalam septic tank pada Senin siang (22/12).

Insiden itu terjadi sekitar pukul 10.25 dan sempat membuat warga panik karena sapi tidak dapat dievakuasi secara mandiri.

Kepala UPT Damkarmart Gunungkidul Handoko menjelaskan, peristiwa bermula saat sapi dikeluarkan dari kandang. Namun, hewan ternak tersebut dalam kondisi sulit dikendalikan.

“Pada saat dikeluarkan, sapi menginjak tutup septic tank. Tutupnya tidak kuat menahan beban, sehingga ambles dan sapi langsung tercebur,” ujar Handoko saat dikonfirmasi Senin, (22/12/2025).

Sapi tersebut diketahui milik Dalino (65) seorang petani warga Bulu RT 02 RW 15 Karangmojo.

Kedalaman septic tank serta posisi sapi yang terjebak membuat proses penyelamatan cukup sulit.

Pemilik sapi kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Dukuh Bulu, Widiyanto, yang selanjutnya menghubungi UPT Damkarmart Gunungkidul untuk meminta bantuan evakuasi.

Kasubag Tata Usaha Damkarmart Gunungkidul, Ngadiyono, menuturkan pihaknya langsung menerjunkan Regu III ke lokasi setelah menerima laporan.

Menurutnya,evakuasi berlangsung cukup sulit dan membutuhkan kehati-hatian tinggi.

Ia menyebut, sapi berada di dalam septic tank yang sempit dan cukup dalam, dengan tubuh sebagian terendam air limbah.

Ruang gerak sangat terbatas, sehingga sapi tidak memungkinkan untuk keluar sendiri.

Posisi tubuhnya menempel pada dinding bata, menandakan hewan dalam kondisi tertekan dan kelelahan.

“Petugas memasang tangga bambu ke dalam lubang sebagai akses turun naik, sekaligus untuk membantu pengaturan tali pengikat. Sapi kemudian dipasangi tali dan sling pengaman di bagian tubuhnya agar dapat diangkat tanpa melukai hewan maupun membahayakan petugas,” tegasnya.

Kemudian, lanjut dia, proses pengangkatan dilakukan secara manual dengan bantuan rangka penyangga di atas lubang.

Beberapa petugas dan relawan berdiri mengelilingi septic tank, masing-masing memegang tali dan mengatur keseimbangan.

Kondisi medan berlumpur, bau menyengat dari septic tank, serta bobot sapi yang besar membuat proses evakuasi berjalan perlahan.

“Petugas berkoordinasi dengan TRC BPBD dan relawan setempat. Evakuasi dilakukan dengan peralatan manual dan sistem pengikatan agar sapi bisa diangkat dengan aman,” jelas Ngadiyono.

Proses evakuasi berlangsung sekitar satu jam mengingat kondisi medan yang sempit serta bobot sapi yang cukup besar. Meski demikian, sapi akhirnya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

“Alhamdulillah, sapi berhasil dikeluarkan tanpa luka serius. Ini berkat kerja sama petugas Damkarmart, BPBD, dan relawan,” tambah Handoko. (bas)

Editor : Bahana.
#Gunungkidul #septic tank #sapi