Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pastikan Tak Ada Gejolak Harga, Disdag Gunungkidul Lakukan Operasi Pasar jelang Nataru  

Yusuf Bastiar • Sabtu, 20 Desember 2025 | 01:36 WIB
Dinas Perdagangan (Disdag) Gunungkidul menggelar operasi pasar (OP) menjelang natal dan tahun baru (nataru).
Dinas Perdagangan (Disdag) Gunungkidul menggelar operasi pasar (OP) menjelang natal dan tahun baru (nataru).

 

 

GUNUNGKIDUL - Dinas Perdagangan (Disdag) Gunungkidul menggelar operasi pasar (OP) menjelang natal dan tahun baru (nataru).

Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok di tengah potensi lonjakan permintaan masyarakat.

Kepala Bidang Perdagangan Disdag Gunungkidul Ris Heryani mengatakan, kegiatan OP menjadi upaya pengendalian inflasi daerah serta perlindungan daya beli masyarakat.

Terlebih, menjelang hari besar keagamaan, harga kebutuhan pokok kerap mengalami kenaikan.

“Operasi pasar ini kami laksanakan untuk memastikan masyarakat tetap bisa memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau dan pasokan yang aman,” ujar Rismiyadi Heni saat dikonfirmasi Jumat (19/12/2025).

Dalam OP tersebut, disdag menyediakan gula pasir 3,5 ton dan minyak goreng merek Fortune kemasan 1 liter sebanyak 6.500 liter.

Komoditas tersebut disalurkan melalui pedagang yang telah ditunjuk untuk kemudian dijual langsung kepada masyarakat.

Setiap pedagang mendapatkan alokasi dua zak gula pasir dan 16 dus minyak goreng Fortune.

“Dengan sistem ini, distribusi diharapkan berjalan merata dan tepat sasaran,” jelasnya.

 Baca Juga: Libur Nataru Sebentar Lagi, Ini Destinasi Wisata di Yogyakarta yang Wajib Kamu Kunjungi

Harga yang ditawarkan dalam OP pun lebih rendah dibandingkan harga pasarannya.

Gula pasir yang sebelumnya dijual hingga Rp 17.000 per kilogram, dalam OP dilepas dengan harga Rp 15.500 per kilogram.

Sementara minyak goreng Fortune 1 liter yang sebelumnya mencapai Rp 20.000, dapat dibeli masyarakat seharga Rp 18.500 per liter.

OP juga menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam menjaga kelancaran distribusi bahan pangan.

“Kami ingin memastikan bahan pokok tersedia, aman, dan tidak menimbulkan gejolak harga yang memberatkan masyarakat,” terangnya.

Senada, Kepala Disdag Gunungkidul Kelik Yuniantoro menambahkan, OP diharapkan mampu menekan laju inflasi daerah sekaligus menciptakan situasi pasar yang kondusif menjelang nataru.

Baca Juga: Persijap Jepara Resmi Tunjuk Divaldo Alves Sebagai Nahloda Baru untuk Arungi BRI Super League

Kelik juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan OP secara bijak.

Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat penting dalam menjaga stabilitas pasar dan menciptakan suasana perayaan nataru yang aman, nyaman, dan sejahtera.

“Dengan adanya operasi pasar ini, kami berharap masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok tanpa terbebani lonjakan harga,” tambahnya. (gas/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#nataru #operasi pasar #Disdag Gunungkidul #Jaga Stabilitas Harga #gejolak harga