GUNUNGKIDUL - Pemerintah Kalurahan (Pemkal) Ngawu, Kapanewon Playen Kabupaten Gunungkidul menyalurkan bantuan pupuk kepada 428 petani.
Ini sebagai salah satu program prioritas peningkatan ketahanan pangan tahun ini.
Lurah Ngawu Wibowo Dwi Jatmiko menjelaskan, program subsidi pupuk telah masuk dalam rencana kerja pemerintah kalurahan dan dialokasikan melalui APBKal 2025. Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp 84 juta.
"Ini bagian dari semangat ngayomi sebagaimana yang digaungkan bupati,” katanya Rabu (10/12/2025).
Pembetian bantuan pupuk ini diklaim dapat mengurangi beban biaya produksi para petani.
Tak hanya itu, ini sebagai langkah menambah motivasi untuk meningkatkan hasil panen. Setiap petani memperoleh dua kantong pupuk Ponska Plus yang dapat digunakan untuk masa tanam kali ini.
Pun bantuan pupuk merupakan langkah awal untuk memperkuat ketahanan pangan dan diharapkan berdampak pada peningkatan produktivitas lahan pertanian di Ngawu.
"Pertanian adalah denyut ekonomi masyarakat. Ketika petani berdaya, desa ikut tumbuh," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul Rismiyadi memberikan apresiasi atas komitmen pemkal.
Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan kepekaan lurah terhadap kebutuhan petani, terutama menjelang musim tanam ketika pupuk menjadi kebutuhan utama.
"Sebanyak 20 persen dana APBKal dialokasikan untuk ketahanan pangan,” ujarnya.
Meskipun jumlah bantuan tidak besar, lanjut dia, distribusinya merata sehingga semua petani dapat merasakan manfaatnya.
Dengan begitu, hasil panen melimpah dan lahan terhindar dari hama. Ia menilai bantuan pupuk menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap sektor pertanian yang hingga kini masih menjadi tulang punggung ekonomi warga pedesaan.
“Dengan dukungan berkelanjutan, hasil pertanian Ngawu diharapkan semakin baik dan mampu memenuhi kebutuhan pangan lokal,” imbuhnya. (bas/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita