Bantuan tersebut diberikan selama tiga bulan dengan total nilai Rp900.000 per KPM dan disalurkan melalui kantor pos.
Kepala Bidang Pemberdayaan Fakir Miskin Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Gunungkidul Suyono menjelaskan, BLT Kesra merupakan program bantuan sosial untuk kelompok masyarakat rentan.
“Setiap penerima mendapatkan Rp300.000 per bulan selama tiga bulan,” ujarnya saat ditemui pada Rabu, (26/11/2025).
Menurutnya, proses penyaluran difokuskan melalui jaringan kantor pos yang tersebar di wilayah Gunungkidul. Dari 18 kapanewon, terdapat 15 kantor pos aktif.
Namun, masih ada beberapa wilayah yang tidak memiliki kantor pos, salah satunya di Kelurahan Kendangsari.
Kendati demikian, untuk wilayah yang tidak memiliki kantor pos, lanjut Siyono, petugas dari kantor pos akan mendatangi tiap kapanewon.
“Atau juga bisa langsung ke kalurahan untuk melaksanakan pemberian bantuan,” tambahnya.
Penyaluran telah dimulai sejak Senin, 24 November 2025, dan berlangsung selama lima hari kerja. Hingga saat ini proses distribusi masih berjalan.
Suyono mengakui adanya penumpukan warga di beberapa titik penyaluran. Menurutnya, kondisi tersebut terjadi karena sebagian warga tidak datang sesuai jadwal.
“Harapan kami tidak ada penumpukan. Masih ada dua hari lagi, Kamis dan Jumat. Warga diimbau datang tepat waktu sesuai jadwal agar prosesnya tertib,” katanya.
Pelaksana tugas Kepala Dinsos P3A Gunungkidul Markus Tri Munarja menegaskan, penyaluran BLT Kesra merupakan tindak lanjut dari instruksi Kementerian Sosial.
Program ini diharapkan dapat memperkuat daya beli masyarakat serta membantu percepatan pengentasan kemiskinan di daerah.
“Bantuan ini diperuntukkan untuk menambah daya beli masyarakat. Penyaluran BLT Kesra merupakan salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan,” jelas Markus.
Ia menambahkan bahwa penerima manfaat merupakan warga yang terdaftar dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) atau memiliki surat keterangan tidak mampu dari kalurahan setempat.
Dalam DTSEN terdapat 10 peringkat, yang berhak menerima BLT Kesra ini adalah warga yang berada pada peringkat 1 sampai 4. Penyaluran BLT Kesra masih akan berlangsung hingga akhir pekan ini.
Markus berharap masyarakat
dapat mengikuti jadwal pembagian guna menjaga kelancaran proses distribusi.
“Selain bansos berupa beras dan minyak, berbagai jenis bantuan sosial lainnya kini disalurkan langsung ke rekening penerima manfaat sebagai bentuk transparansi dan efisiensi,” tegasnya. (bas)
Editor : Bahana.