Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Serut, Gedangsari, Kerugian Capai Rp150 Juta

Yusuf Bastiar • Kamis, 30 Oktober 2025 | 18:12 WIB

Proses evakuasi kebakaran yang hanguskan rumah di Kalurahan Serut Kapanewon Gedangsari Gunungkidul pada Rabu malam (29/10).
Proses evakuasi kebakaran yang hanguskan rumah di Kalurahan Serut Kapanewon Gedangsari Gunungkidul pada Rabu malam (29/10).
GUNUNGKIDUL - Sebuah rumah permanen milik Sulis Wibowo (40), warga Padukuhan Rejosari RT 26 RW 05, Kalurahan Serut, Kapanewon Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, ludes dilalap api sekitar pukul 22.30 pada Rabu malam (29/10).

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun satu anak pemilik rumah mengalami luka lecet di kaki akibat menginjak bara api.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Gunungkidul Edy Winarta mengatakan, kebakaran pertama kali diketahui oleh anak sulung korban, Dani, yang saat itu sedang berada di kamar mandi.

Saat itu, kata dia, anak korban melihat api sudah membesar di kamar setelah lampu tiba-tiba padam.

“Ia langsung berteriak meminta bantuan warga sekitar,” ungkap Edy saat dikonfirmasi pada Kamis pagi, (30/10/2025).

Api dengan cepat membesar dan melahap hampir seluruh bagian rumah. Petugas pemadam kebakaran dari Damkarmat Gunungkidul dan Damkarmat Klaten segera dikerahkan ke lokasi.

Sebanyak tiga unit armada diterjunkan, satu dari Gunungkidul dan dua dari Klaten. Kasubag TU Damkarmat Gunungkidul Ngadiyono menyebut, proses pemadaman berlangsung sekitar satu setengah jam hingga api berhasil dipadamkan.

“Semua bergerak cepat, kami meminta bantuan dari Klaten karena secara lokasi mereka lebih dekat,” tegasnya.

Berdasarkan hasil asesmen BPBD Gunungkidul, bagian rumah yang terbakar mencapai 90 persen, meliputi atap dan kamar anak, dengan luas area terdampak sekitar 9x8 meter.

Seluruh perabotan rumah tangga, pakaian, perhiasan, serta uang tunai ikut terbakar. Rumah kini tidak dapat dihuni, dan keluarga korban sementara menumpang di rumah kerabat.

Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Namun, menurut Ngadiyono dugaan awal mengarah pada korsleting listrik, mengingat sebelumnya listrik di rumah korban sempat beberapa kali padam akibat gangguan pada MCB.

Petugas gabungan dari BPBD Gunungkidul dan Klaten, Pemadam Kebakaran, aparat Kalurahan Serut, serta warga sekitar turut membantu proses pemadaman dan pendinginan area.

“Sementara itu, rencana tindak lanjut berupa kerja bakti pembersihan puing-puing dijadwalkan hari ini, Kamis pagi,” ujarnya.

BPBD Gunungkidul juga menyalurkan dukungan logistik darurat, seperti alat masak, alat tidur, selimut, terpal, serta perlengkapan kebersihan untuk membantu keluarga korban.

Total kerugian material diperkirakan mencapai Rp150 juta.

“Kami mengimbau warga untuk lebih waspada terhadap instalasi listrik di rumah, terutama saat terjadi gangguan arus atau pemadaman mendadak,” tambah Edy Winarta. (bas)

Editor : Bahana.
#Gunungkidul #Kebakaran