Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tingkatkan Potensi Wilayah, Polbangtan Yoma Kembangkan BPP Patuk Jadi Laboratorium Lapangan

Sevtia Eka Nova • Sabtu, 25 Oktober 2025 | 00:15 WIB
Polbangtan Yoma menggandeng Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunung Kidul dalam pengembangan Laboratorium Lapangan
Polbangtan Yoma menggandeng Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunung Kidul dalam pengembangan Laboratorium Lapangan

GUNUNGKIDUL - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang (Polbangtan Yoma) menggandeng Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul dalam pengembangan laboratorium lapangan Selasa (21/10). Menyasar Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Patuk, Gunungkidul yang akan difungsikan sebagai sarana untuk mengaplikasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Sekaligus meningkatkan potensi wilayah Kapanewon Patuk.

Langkah ini, diambil sesaui arahan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman. Yakni mendorong perguruan tinggi mengimplementasikan Tri Dharma. “Dengan sinergi antara akademisi, pemerintah, dan petani, hilirisasi pertanian diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah, kesejahteraan petani, serta kemandirian pangan Indonesia,” ucap Amran.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan Idha Widi Arsanti menyebut, pertanian saat ini harus menjadi garda terdepan dalam menjawab tantangan nasional dan global. Menurutnya pertanian modern bukan hanya soal alat dan mesin. Tetapi juga tentang kelembagaan petani dan peningkatan kapasitas SDM.

“Bagaimana kita mendorong pertanian modern di lapangan, ini menjadi penting. Bagaimana pertanian modern ini kita menggunakan unsur teknologi. Kita juga melakukan reformasi atau rekayasa kelembagaan petaninya, ini juga hal yang sangat penting,” beber Idha.

Sementara itu, Direktur Polbangtan Yoma R Hermawan berkomitmen, untuk mengembangkan laboratorium lapangan di BPP Patuk. “Kami arahkan mahasiswa dari Jurusan Peternakan dan Pertanian untuk melakukan pembelajaran, magang, dan praktik kerja lapangan di BPP Patuk ini.” ucap Hermawan.

Tak hanya itu, dia pun mendorong dosen untuk melakukan penelitian dan pendampingan masayarakat di wilayah kerja BPP Patuk. Selanjutnya, BPP Patuk akan dicanangkan sebagai BPP Model yang menjadi pusat informasi dan pembelajaran bagi Polbangtan Yoma.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Gunungkidul Rusmiyadi turut menyambut baik rencana ini. Ia mengatakan, inisiasi BPP Model ini sangat diperlukan sebagai salah satu cara untuk pengembangan pertanian yang lebih baik.

“BPP Patuk berkomitmen untuk mengiringi dan mengimbangi kepercayaan untuk menjadi BPP model. Pertanian ini memang harus digarap secara lintas sektor sesuai dengan arahan Menteri Pertanian.” ujar Rusmiyadi.

Salah satu langkah yang sudah diambil oleh BPP Patuk, lanjutnya, adalah pengembangan pusat pertumbuhan petani milenial.

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang #Balai Penyuluhan Pertanian #Polbangtan YoMa #kementerian pertanian (kementan) #BPP Patuk #Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian #Laboratorium Lapangan #Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul