Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul Gelar Gerakan Pangan Murah dan Pasar Tani

Yusuf Bastiar • Jumat, 17 Oktober 2025 | 03:23 WIB
Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Pasar Tani di gelar di halaman kantor DPP Gunungkidul, Kamis (16/10).
Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Pasar Tani di gelar di halaman kantor DPP Gunungkidul, Kamis (16/10).

GUNUNGKIDUL - Dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia Tahun 2025, Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kabupaten Gunungkidul menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Pasar Tani di halaman kantor DPP Gunungkidul, Kamis (16/10).

 

Pasar murah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah kabupaten menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus membantu masyarakat memperoleh bahan pangan berkualitas dengan harga terjangkau.


Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul Rismiyadi menjelaskan, GPM ini menjadi bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap ketahanan pangan sekaligus strategi menekan laju inflasi.


“Gerakan Pangan Murah bukan hanya membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau, tetapi juga menjadi sarana memperkuat rantai pasok pangan lokal serta memperluas akses produk pertanian daerah,” ungkapnya saat ditemui di halaman DPP Gunungkidul, Kamis (16/10).


Beragam komoditas seperti beras, cabai, bawang merah, minyak goreng, telur ayam, hingga sayuran segar dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan pasar tradisional. Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi. Sejumlah warga tampak berbondong-bondong datang membawa tas belanja untuk memanfaatkan kesempatan ini.


Selain penjualan bahan pokok, kegiatan juga dimeriahkan oleh Asosiasi Pasar Tani dan Kelompok P4S yang menampilkan berbagai produk olahan pertanian khas Gunungkidul. "Aneka olahan pangan lokal seperti tiwul, gaplek, jajanan pasar, serta hasil pertanian segar turut menjadi daya tarik utama pengunjung,” tambah Rismiyadi.


Salah seorang warga Kalurahan Wonosari Sumiarni mengaku terbantu dengan adanya pasar murah ini. Ia mengaku senang bisa menjumpai dan mengonsumsi produk pertanian lokal. Selain memperkuat ekonomi petani, kata Sumi, langkah ini juga menjadi wujud nyata pemerintah dalam menjaga ketersediaan, keterjangkauan, dan keberlanjutan pangan di Gunungkidul.


“Ya, ini sangat membantu sekali. Harga-harganya lebih murah dan banyak juga makanan khas Gunungkidul yang disajikan. Rasanya nostalgia, bisa belanja sambil menikmati produk lokal,” tuturnya. (bas/laz)

Editor : Herpri Kartun
#inflasi #gerakan pangan murah (gpm) #pasar murah #Dinas Pertanian dan Pangan