Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Alasannya Sama seperti di Sleman, Dana dari BGN untuk SPPG Wonosari I Belum Cair, pengajuan Rp 400 Juta Sudah Diajukan sejak Awal Oktober

Yusuf Bastiar • Selasa, 14 Oktober 2025 | 03:15 WIB

 

SPPG Wonosari I menjadi satu-satunya dapur MBG di Kabupaten Gunungkidul yang telah memperoleh Sertifikasi Laik Hygiene Sanitasi (SLHS).
SPPG Wonosari I menjadi satu-satunya dapur MBG di Kabupaten Gunungkidul yang telah memperoleh Sertifikasi Laik Hygiene Sanitasi (SLHS).
 
GUNUNGKIDUL - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wonosari I terpaksa dihentikan sementara mulai Senin (13/10). Penghentian ini dilakukan karena dana operasional dari Badan Gizi Nasional (BGN) untuk periode dua pekan ke depan belum juga dicairkan.
 
Baca Juga: Wahana Ombak Ayun di Pasar Malam Tetiba Ambruk, Sepuluh Warga Purworejo Terluka
 
Kepala SPPG Wonosari I Hindun Astry menjelaskan, keputusan tersebut diambil setelah belum ada dana masuk ke rekening operasional pada Minggu (12/10). Menurutnya, pengajuan anggaran sebesar Rp 400 juta telah dilakukan sejak awal Oktober.
 
“Kami putuskan operasional dihentikan sementara sambil menunggu dana cair,” kata Hindun saat dikonfirmasi pada Senin (13/10).
 
Baca Juga: Tanah Longsor di Kaliangkrik Akibat Pipa Pamsimas Bocor, Tiga Rumah dan Empat Warga Luka-Luka
 
Menurut Hindun, biasanya dana sudah cair satu minggu sebelum masa operasional. keterlambatan pencairan, kata dia, disebabkan adanya pergantian Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di BGN. Hal itu sudah dikonfirmasi langsung oleh pihak BGN saat dilakukan pengecekan rutin.
 
“Konfirmasi dari BGN, ada pergantian pejabat PPK sehingga proses administrasi agak tertunda. Mudah-mudahan segera selesai agar kami bisa kembali melayani masyarakat,” tambahnya.
 
Baca Juga: Winger Andalan Cedera, PSIM Jogja Terancam Kehilangan Anton Fase saat Lawan Persita Tangerang Pekan Ini
 
SPPG Wonosari I saat ini melayani 2.847 penerima manfaat. Terdiri dari siswa sekolah dan peserta posyandu di wilayah Wonosari. Dalam operasionalnya, dapur tersebut melibatkan 47 relawan dan 3 pegawai tetap. Serta melayani 6 sekolah dan 7 posyandu setiap hari kerja.
 
Dengan penghentian sementara ini, 2.847 penerima manfaat sementara waktu tidak menerima paket makan bergizi yang biasanya disalurkan melalui sekolah dan posyandu. Kendati demikian, pihak SPPG memastikan kegiatan akan segera dilanjutkan begitu dana operasional diterima.
 
“Kalau sudah ada dana cair, operasional langsung kami mulai lagi seperti biasa,” pungkas Hindun.
 
Baca Juga: Masuki Musim Hujan, Kawasan Wisata Berbasis Air di Kabupaten Gununkgidul Perlu Perketat Pengamanan, Antisipasi Potensi Bencana Alam
 
SPPG Wonosari I menjadi satu-satunya dari 24 dapur MBG di Kabupaten Gunungkidul yang telah memperoleh Sertifikasi Laik Hygiene Sanitasi (SLHS). Dapur ini berlokasi di kompleks Kodim 0730/Gunungkidul dan sejak awal mendapat pendampingan langsung dari jajaran TNI.
 
Komandan Kodim 0730/Gunungkidul Letkol Inf Roni Hermawan memastikan, penghentian sementara operasional tidak akan berlangsung lama. Menurutnya, proses administrasi di tingkat pusat tengah dalam masa transisi sehingga menyebabkan keterlambatan pencairan dana.
 
Baca Juga: Masuki Musim Hujan, Kawasan Wisata Berbasis Air di Kabupaten Gununkgidul Perlu Perketat Pengamanan, Antisipasi Potensi Bencana Alam
 
“Informasi yang kami terima, memang ada pergantian PPK di BGN. Prosesnya masih transisi, tapi ini tidak akan lama. Kepala dapur sudah melaporkan semua perkembangan secara berjenjang,” jelas Letkol Roni.
 
Ia menegaskan, pihaknya terus melakukan pendampingan sejak awal pendirian dapur MBG Wonosari I hingga kini. Dapur tersebut disebut memiliki standar terbaik dari sisi kebersihan, manajemen, dan kelayakan operasional.
 
“Dapur ini yang pertama di Gunungkidul punya sertifikasi SLHS. Kami terus dampingi dari awal agar program MBG ini berjalan sesuai standar. Jadi kami optimistis, layanan segera pulih begitu dana BGN cair,” tegasnya. (bas)
Editor : Sevtia Eka Novarita
#Badan Gizi Nasional (BGN) #SPPG Wonosari I #Mbg #wonosari #Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) #Program makan bergizi gratis (MBG) #SPPG #BGN #Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi #dihentikan sementara