Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

DPP Gunungkidul Salurkan 166 Ton Benih Gratis untuk Petani, Diharapkan Bisa Perkuat Ketahanan Pangan 

Yusuf Bastiar • Kamis, 9 Oktober 2025 | 03:35 WIB
Petani kacang tanah di Kabupaten Bantul sedang memanggul hasil panennya
Petani kacang tanah di Kabupaten Bantul sedang memanggul hasil panennya

GUNUNGKIDUL – Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul menyalurkan bantuan benih jagung dan padi inbrida gratis kepada kelompok tani.

Ini menyongsong musim hujan pertama 2025 untuk meringankan biaya produksi hingga memperkuat ketahanan pangan daerah.

Kepala DPP Gunungkidul Rismiyadi mengatakan, bantuan program pemerintah pusat ini disalurkan melalui satuan kerja provinsi.

Dan diharapkan menjadi stimulan bagi petani untuk memulai musim tanam dengan kesiapan penuh.

“Pemerintah daerah juga telah melakukan koordinasi intensif dengan penyuluh pertanian lapangan serta kelompok tani di setiap kapanewon untuk memastikan kesiapan lahan,” ujar Rismiyadi kepada wartawa, Rabu (8/10/2025).

Rismiyadi juga mengingatkan petani segera melakukan penebusan pupuk bersubsidi. Agar distribusi tidak menumpuk menjelang masa tanam.

Berdasarkan prakiraan BMKG, lanjut dia, musim hujan di wilayah Gunungkidul akan dimulai pada dasarian ketiga Oktober ini.

Dengan curah hujan normal antara 150-200 milimeter. Hujan diperkirakan akan merata di seluruh wilayah pada akhir bulan ini

“Menjelang musim tanam pertama (MH1), kami mengimbau para petani segera mengolah lahan dan menyiapkan kebutuhan sarana produksi seperti benih dan pupuk,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Produksi Tanaman Pangan DPP Gunungkidul Danang Sutopo menyebutkan, total bantuan yang telah disalurkan mencapai 58,46 ton benih jagung hibrida untuk lahan seluas 5.846 hektare.

Dan 108,3 ton benih padi inbrida untuk lahan seluas 4.332 hektare.

Dari total itu, telah tersalurkan ke Kapanewon Nglipar penyaluran benih padi inbrida varietas inpari 32 dengan total 10,15 ton.

Kemudian di wilayah Tepus, persiapan lahan telah mencapai 80 persen. Para penyuluh pertanian terus mendampingi petani agar olah tanah segera rampung sebelum hujan tiba.

“Semua bantuan ini tanpa biaya, dan langsung disalurkan kepada kelompok tani sasaran,” ujar Danang.

Diharapkan dengan tersalurnya bantuan benih tepat waktu dan kesiapan lahan yang optimal, para petani dapat segera memulai tanam pada saat hujan pertama turun.

“Dengan kesiapan dari hulu hingga hilir, kami berharap produksi pangan tahun ini meningkat dan kesejahteraan petani semakin baik,” imbuhnya. (bas/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#DPP Gunungkidul #benih gratis #Petani #ketahanan pangan