Ratusan pegawai dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul bersama berbagai elemen masyarakat turut hadir, mengenakan busana adat Jawa Gagrak Ngayogyakarta lengkap.
Upacara yang berlangsung penuh khidmat ini dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X.
Rangkaian acara diawali dengan kirab pusaka milik Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, antara lain Kyai Kanjeng Margi Salurung, Kyai Pandaya Panjul, dan Songsong Agung Kanjeng Kyai Robyong.
Tiga pusaka tersebut diarak oleh para Abdi Dalem Keraton Ngayogyakarta, dengan pengawalan dua Pasukan Bergada yang menambah khidmat suasana.
Setelah kirab pusaka, prosesi dilanjutkan dengan pembacaan laporan kegiatan Hari Jadi oleh Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, didampingi seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dalam sambutanya, Bupati Gunungkidul mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dalam membangun daerah semakin maju.
“Peringgatan hari jadi ini bukan sekedar seremonial, tetapi momentum untuk merefleksikan perjalanan Gunungkidul sekaligus menatap masa depan. Mari bersama- sama bergotong royong membangun Gunungkidul agar lebih maju dan bermartabat,” ujar Bupati Gunungkidul
Sebagai puncak acara, 18 gunungan hasil bumi dari 18 kapanewon se-Kabupaten Gunungkidul diarak menuju tengah alun-alun.
Gunungan berisi aneka sayuran dan buah-buahan tersebut kemudian diperebutkan oleh masyarakat sebagai simbol rasa syukur atas melimpahnya hasil bumi Gunungkidul.
Perayaan Hari Jadi ke-195 ini tidak hanya menjadi bentuk penghormatan terhadap sejarah dan budaya daerah, tetapi juga menjadi momentum memperkuat semangat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Gunungkidul yang maju dan sejahtera.
Penulis: Ni Made Shinta Apriliayani
Editor : Bahana.