GUNUNGKIDUL – Kecelakaan yang melibatkan truk tangki gas LPG terjadi di Jalan Wonosari-Jogja Sabtu (20/9) dini hari. Kendaraan bernomor polisi Ab 8718 AD yang dikemudikan Ismanto, 47, warga Grogol VI, Bejiharjo, Karangmojo ini terguling saat menikung.
Area Manager Comm, Rel & CSR Jawa Bagian Tengah Taufiq Kurniawan memastikan, kondisi ini tidak akan memengaruhi stok LPG di Gunungkidul. Stok LPG di Kabupaten Gunungkidul saat ini 72 Metrik Ton. “Proses penyaluran tetap berlangsung hari ini di SPPBE sebesar 60 Metrik Ton,” bebernya lewat keterangan tertulis Sabtu (20/9).
Saat ini, Pertamina melakukan beberapa langkah sigap penanganan kejadian skid tank milik SPPBE PT Mataram Bhumi Kirana. Dengan berkoordinasi kepada kepolisian dan medis untuk penanganan terhadap korban dan segera mengevakuasi truk menggunakan alat berat.
Penyebab kecelakaan truk yang berangkat dari Supply Point Utama terminal LPG Opsico Semarang ini masih dalam investigasi. Namun sebelumnya, truk mengalami oleng saat berada di tanjakan berkelok wilayah Patuk ini.
Kecelakaan tunggal ini mengakibatkan sopir meninggal dunia di lokasi kejadian. Kondisinya kaki kanan putus. Sementara kernet truk mengalami patah tulang kanan. “Korban luka segera dilarikan ke RSUD Wonosari. Pertamina Patra Niaga turut berduka atas kejadian ini dan memastikan penanganan terbaik terhadap seluruh korban yang merupakan awak mobil tangki,” tuturnya.
Editor : Sevtia Eka Novarita