Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

UMKM Maju Makmur Kalurahan Pucung Gunungkidul dapat Dukungan Mesin Produksi Singkong dari Perguruan Tinggi Manfaatkan Potensi Lokal Berkelanjutan

Meitika Candra Lantiva • Kamis, 18 September 2025 | 22:18 WIB
UMKM Maju Makmur Kalurahan Pucung Gunungkidul menerima bantuan mesin pengolahan  singkong oleh tim pengabdian masyarakat dari perguruan tinggi.
UMKM Maju Makmur Kalurahan Pucung Gunungkidul menerima bantuan mesin pengolahan singkong oleh tim pengabdian masyarakat dari perguruan tinggi.

 

 

GUNUNGKIDUL - Kegiatan pengabdian masyarakat berlangsung di Kalurahan Pucung, Kapanewon Girisobo, Kabupaten Gunungkidul.

 

Kegiatan ini bagian dari program hibah Direktorat Riset, Teknologi dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) Kemdiktisaintek anggaran tahun 2025 melalui skema Pemberdayaan Desa Binaan dan menyasar Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Maju Makmur.

 

Outputnya, UMKM mitra akan menerima sejumlah peralatan penting, di antaranya Mesin Penepung Singkong, Mesin Parut Singkong, Mesin Pencetak Mie Singkong, serta dukungan sertifikasi P-IRT dan fasilitas kemasan produk modern.

Baca Juga: Kodaeral XI Ambon Tangkap Kapal Ikan Bawa 60 Ton BBM Ilegal di Teluk Ambon

 

“Bantuan mesin ini membuka peluang besar bagi kami untuk meningkatkan kualitas dan variasi produk, mulai dari tepung mokaf, kripik, bolu, mie, hingga cookies singkong. Dengan kemasan yang lebih menarik dan izin P-IRT, kami semakin percaya diri untuk memperluas pasar,” beber Wahyu, ketua UMKM setempat.

 

Tidak berhenti pada penyerahan alat,tetapi juga pendampingan dalam pengelolaan usaha, standar produksi, dan strategi pemasaran.

 

"Dengan begitu, UMKM lokal dapat naik kelas dan memberi dampak nyata pada perekonomian daerah,” tutur Ketua Tim pengabdian masyarakat Universitas Teknologi Digital Indonesia Edi Iskandar.

Baca Juga: Kulon Progo Sunat Kualifikasi Pendidikan PPPK Paruh Waktu, Seharusnya SMA Menjadi SD

 

Dengan adanya pendampingan diharapkan dapat meningkatkan usaha agar dikenal di pangsa pasar yang lebih luas.

 

Tidak hanya pangsa local, tetapi regional.

 

Selain itu, keberadaan produk berbasis singkong juga mendukung diversifikasi pangan, sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

 

Kgiatan ini sebuah langkah nyata dalam mendukung pemberdayaan ekonomi lokal dilakukan oleh tim dosen dari berbagai perguruan tinggi.

Baca Juga: Kulon Progo Sunat Kualifikasi Pendidikan PPPK Paruh Waktu, Seharusnya SMA Menjadi SD

 

Adapun tim pengabdian masyarakat terlibat antara lain dipimpin oleh Edi Iskandar dari Universitas Teknologi Digital Indonesia, Heru Agus Triyono dari Universitas Teknologi Digital Indonesia, Ferhadius Endi dari Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta dan Yuli Purwanto dari Universitas Akprind Indonesia.

 

Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan menjadi contoh sinergi positif antara perguruan tinggi, masyarakat, dan pemerintah daerah dalam mendorong kemandirian UMKM sekaligus memanfaatkan potensi lokal secara berkelanjutan. (mel)

 

 

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#UMKM Maju Makmur #Kalurahan Pucung #Kemdiktisaintek #perguruan tinggi #DRPM #Girisobo #Gunungkidul #Mitra #UMKM