Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Event Porda DIY Hadirkan Banyak Pengunjung di Gunungkidul, Volume Sampah Dipastikan Tetap Stabil

Yusuf Bastiar • Rabu, 17 September 2025 | 23:15 WIB

Petugas kebersihan sedang mengakut sampah di salah venue Porda yang terletak di Bangsal Sewokoprojo pada Rabu (17/9).
Petugas kebersihan sedang mengakut sampah di salah venue Porda yang terletak di Bangsal Sewokoprojo pada Rabu (17/9).
GUNUNGKIDUL - Perhelatan Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIJ XVII tahun 2025 yang dipusatkan di Kabupaten Gunungkidul berjalan lancar tanpa menimbulkan lonjakan signifikan dalam volume sampah.

Data dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Wukirsari menunjukkan rata-rata sampah yang masuk setiap hari masih stabil di angka 5 hingga 6 ton, tidak jauh berbeda dari hari-hari biasa.

Petugas timbang sampah TPA Wukirsari Eviana Nurhayati mengungkapkan, selama pertandingan berlangsung sejak 11 September 2025, jumlah armada pengangkut yang dikerahkan tetap sama, yaitu berkisar 30 hingga 50 truk per hari.

“Kami tidak melakukan penambahan armada karena memang sampah yang masuk cenderung stabil. Bahkan sehari setelah upacara pembukaan, tepatnya 12 September, volume sampah yang masuk justru menurun menjadi hanya sekitar 3 ton,” jelasnya saat ditemui di TPA Wukirsari.

Eviana menambahkan, tren penurunan itu juga terlihat di hari-hari berikutnya. Jumlah sampah yang masuk ke TPA tercatat di kisaran 3 hingga 5 ton per hari.

“Hampir tidak ada lonjakan signifikan sampai 1 atau 2 ton lebih. Kami tetap memantau setiap hari, terutama ketika ada event besar, agar bisa cepat melakukan penanganan jika terjadi peningkatan sampah,” katanya.

Kepala UPT TPA Wukirsari Heri Kuswantoro, menegaskan pihaknya telah menugaskan petugas untuk rutin mengambil sampah dari setiap venue pertandingan.

Hal ini dilakukan demi menjaga kenyamanan dan kebersihan area olahraga yang digunakan atlet maupun penonton.

Dengan kondisi sampah yang terkendali, kata Heri, penyelenggaraan Porda DIJ XVII di Gunungkidul tidak hanya sukses dari sisi olahraga, tetapi juga menunjukkan kesiapan daerah dalam mengelola dampak lingkungan dari sebuah perhelatan besar.

Menurutnya hal ini menjadi bukti bahwa koordinasi pengelolaan sampah berjalan efektif.

“Kami memastikan kebersihan tetap terjaga. Dari hasil pemantauan, tidak ada peningkatan sampah yang mencolok di lapangan,” ujarnya. (bas)

Editor : Bahana.
#Gunungkidul #porda diy