Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dorong Pengusaha Mikro Jadi Kecil, Pemkab Gunungkidul Bentuk Forum Jejaring Usaha

Yusuf Bastiar • Rabu, 17 September 2025 | 05:25 WIB
Dihadiri 18 Ketua Forum IKM se kapanewon di Uthy Bakery & Resto Playen, DPKUKMTK merencanakan Pembentukan Forum UMKM/IKM se Gunungkidul pada Selasa (16/9).
Dihadiri 18 Ketua Forum IKM se kapanewon di Uthy Bakery & Resto Playen, DPKUKMTK merencanakan Pembentukan Forum UMKM/IKM se Gunungkidul pada Selasa (16/9).

 

 

 

 

GUNUNGKIDUL - Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melalui Dinas Perindustrian, Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja (DPKUKMTK) mendorong terbentuknya forum komunikasi antar Industri Kecil Menengah (IKM) dan UMKM.

Forum ini diharapkan menjadi wadah kolaborasi, berbagi informasi, sekaligus memperkuat jejaring usaha agar pelaku UMKM mampu naik kelas. Kepala DPKUKMTK Gunungkidul Supartono menjelaskan, selama ini banyak pelaku IKM dan UMKM bekerja sendiri-sendiri.

Akibatnya, ketika ada pesanan dalam jumlah besar yang tidak mampu dipenuhi, mereka kesulitan menjalin kerja sama dengan pelaku usaha lain.

 Baca Juga: Masuki Musim Pancaroba, BMKG Yogyakarta Prediksi Cuaca Esktrem Intai Wilayah DIY

“Harapan kami dengan forum komunikasi ini akan terbangun jejaring. Jadi ketika ada pesanan yang besar, pelaku IKM bisa saling kolaborasi. Tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi bekerja sama untuk saling mengisi,” ujar Supartono saat ditemui di Forum Temu Usaha Gunungkidul pada Selasa, (16/9/2025).

 

Menurutnya, Gunungkidul memiliki lebih dari 21 ribu UMKM pada tahun 2023. Namun, masih terdapat kesenjangan antara usaha mikro dan usaha kecil, terutama karena belum adanya jejaring yang kuat. Melalui program Inspirasi Gunungkidul, inovasi perlindungan dan pembiayaan usaha mikro berdaya saing,

kata Supartono, Pemkab Gunungkidul mendorong IKM dan UMKM mikro naik kelas menjadi usaha kecil. Supartono menambahkan, tantangan terbesar pelaku UMKM saat ini adalah adaptasi digital.

 

UMKM yang dikelola generasi muda relatif cepat beradaptasi, sementara pelaku usaha yang sudah sepuh masih menghadapi kendala dalam pemanfaatan teknologi.

 

“Di tingkat kapanewon forum sudah mulai terbentuk, harapannya bisa berkembang di tingkat kabupaten sehingga ada jejaring UMKM Gunungkidul yang lebih luas,” imbuhnya.

 

Senada, Ketua Bidang UMKM DPKUKMTK Gunungkidul Emy Katarina menegaskan, pentingnya keterhubungan antar UMKM. Menurutnya, jejaring yang kuat akan membuka ruang bagi pertukaran informasi, peluang pesanan, hingga ide-ide inovasi.

Pembentukan forum IKM-UMKM ini, bagi Emy, diharapkan menjadi langkah strategis Pemkab Gunungkidul dalam memperkuat ekosistem usaha lokal. Selain memperkuat kolaborasi, ia juga berharap forum tersebut mampu mendorong pelaku usaha untuk lebih adaptif terhadap perubahan zaman, terutama digitalisasi.

 

“Dengan jejaring, pelaku UMKM bisa saling belajar bagaimana mengembangkan usaha. Informasi soal pesanan, keberlanjutan usaha, hingga inovasi bisa saling dibagikan. Dari situ, UMKM akan semakin kuat dan berdaya saing,” kata Emy. (bas)

Editor : Heru Pratomo
#pemkab #forum komunikasi #Gunungkidul #UMKM #IKM