Peristiwa ini pertama kali diketahui sekitar pukul 05.00.
Menurut Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Gunungkidul, korban diduga terjatuh ketika berusaha mengambil boneka miliknya yang sebelumnya jatuh ke dalam sumur.
Padahal, sumur tersebut memiliki kedalaman total sekitar 17 meter dengan air sedalam 4 meter.
“Informasi masuk ke Markas BPBD dan Damkarmat pada pukul 09.17. Setelah dilakukan asesmen, korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, hanya mengalami luka lecet di tangan kiri,” ujar salah satu anggota TRC BPBD Gunungkidul Wasesa saat dihubungi pada Rabu, (10/9/2025).
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Gunungkidul, Sumadi, menjelaskan bahwa evakuasi awal dilakukan oleh warga sekitar dengan menggunakan tangga dan tali seadanya.
Meski sempat terjebak di dalam sumur, korban tidak mengalami cedera serius.
Pihak keluarga dan aparat setempat diimbau lebih waspada terhadap kondisi sumur aktif di sekitar rumah guna mencegah kejadian serupa terulang.
Dalam proses penanganan, sejumlah unsur terlibat, antara lain TRC BPBD Gunungkidul, Pemadam Kebakaran Gunungkidul, relawan Save Rescue, Pemerintah Kalurahan Playen, serta warga sekitar.
“Tindakan cepat warga dan relawan menjadi kunci penyelamatan korban sebelum tim gabungan tiba di lokasi,” kata Sumadi. (bas)
Editor : Bahana.