Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

40 Stand Bazar UMKM Bersiap Ramaikan Perayaan Gebyar Keistimewaan 13 Tahun Undang-Undang Keistimewaan DIY di Alun-Alun Wonosari

Yusuf Bastiar • Sabtu, 30 Agustus 2025 | 10:30 WIB

SAMBUT MASYARAKAT: Panggung acara yang menjadi Puncak Gebyar Keistimeaan telah terpasang. Demikian pula dengan sejumlah stan bagi pelaku UMKM.
SAMBUT MASYARAKAT: Panggung acara yang menjadi Puncak Gebyar Keistimeaan telah terpasang. Demikian pula dengan sejumlah stan bagi pelaku UMKM.

 

GUNUNGKIDUL - Alun-Alun Wonosari mulai disiapkan karena menjadi pusat perayaan Gebyar Keistimewaan 13 Tahun Undang-Undang Keistimewaan DIY. Gelaran spektakuler ini menghadirkan rangkaian kegiatan budaya, pameran UMKM, hingga panggung hiburan rakyat yang dipastikan akan menarik ribuan pengunjung. 
 
Pantauan Radar Jogja Jumat (29/8), sekitar 40 stand bazar UMKM mulai bersiap menyambut gelaran ini. Para pelaku usaha tampak sibuk memajang produk, menata kemasan, hingga menghias stand mereka agar tampil menarik.
 
Aroma jajanan pasar, minuman herbal, dan hasil bumi segar bercampur dengan semangat warga yang bergotong royong menyambut pembukaan acara besar ini. Dari persiapan di tingkat desa, semangat warga terasa begitu kuat.
 
Baca Juga: Update Pembangunan Parkir Pasar Godean, Progres Capai 95 Persen, Ditarget Selesai 27 September
 
Kepala Dukuh Gunungbitak, Nglanggeran Wirat mengaku, warganya  warga kompak membangun dan menjaga stand UMKM padukuhan. “Persiapan sudah satu minggu. Stand kayu sudah jadi, kami bagi tugas lewat rembukan," ungkapnya. 
 
Bapak-bapak, lanjutnya, bertugas memasang dan menjaga malam. Sementara ibu-ibu menjaga stand saat siang hari. "Karena di Kapanewon Patuk hanya tiga kalurahan yang dapat kesempatan ikut pameran ini, kami bangga sekali bisa tampil,” kata Wirat.
 
 
Kehadiran acara ini disambut antusias oleh masyarakat. Sudarmi, salah satu pengunjung Alun-alun Wonosari, mengaku terhibur dengan rangkaian kegiatan yang ditawarkan. “Baru pertama kali ada gebyar sebesar ini di Gunungkidul untuk memperingati keistimewaan DIY. Acaranya lengkap, ada lomba mewarnai dan menggambar anak-anak, pameran UMKM, sampai hiburan rakyat. Pasti bakal ramai dan menghibur,” katanya.
 
Baca Juga: Satu Mobil Polisi Patroli yang Melintas Depan Polda DIY Jadi Sasaran Amukan Massa
 
Kepala Dinas Kebudayaan Gunungkidul Chairul Agus Mantara memastikan, acara ini turut menghadirkan musisi ternama hingga komunitas kreatif lokal. Mereka akan tampil mulai 30-31 Agustus. “Band legendaris Jikustik akan hadir dengan lagu-lagu nostalgia, Kyai Kanjeng memberi sentuhan religi dan refleksi kebudayaan, ditambah deretan grup lokal," bebernya.
 
Selain hiburan, pengunjung juga bisa mengikuti berbagai kegiatan. Mulai dari senam sehat, lomba tari anak, lomba lukis anak, pameran seni rupa, bazar UMKM, hingga pameran capaian program UUK DIY. (bas)
Editor : Sevtia Eka Novarita
#Alun-alun Wonosari #pameran umkm #dana keistimewaan #jikustik #Gebyar Keistimewaan 13 Tahun #UUK DIY #Keistimewaan DIY #gunungkidul banjir #undang-undang