GUNUNGKIDUL - Lapangan voli indoor baru milik Pemkab Gunungkidul akhirnya resmi digunakan. Turnamen bola voli Piala Kemerdekaan antarperusahaan se-Kabupaten Gunungkidul menjadi event perdananya. Turnamen ini sekaligus menjadi uji coba venue yang akan digunakan pada cabang olahraga bola voli Pekan Olahraga Daerah (PORDA) DIY XVII Tahun 2025.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Gunungkidul Supriyanto menyebut, turnamen ini diikuti 12 perusahaan dari berbagai sektor di Gunungkidul. Selain meramaikan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, ia juga berharap kompetisi ini mampu menghidupkan kembali gengsi olahraga antar perusahaan.
“Kami ingin setiap perusahaan memiliki tim olahraga. Nantinya, para atlet bisa meniti karir di perusahaan sekaligus mengembangkan prestasi olahraga daerah,” ujar Supriyanto melalui sambungan telepon, kemarin (11/8).
Menurutnya, pembangunan lapangan voli dalam dua tahap. Yakni pada 2024 dan 2025. Pembangunan tahap pertama menggunakan dana dari Kementerian Pemuda dan Olahraga. Setahun kemudian pemkab melanjutkan proses pembangunannya.
”Standar PORDA mengharuskan voli indoor memiliki dua lapangan,” ujarnya.
Bupati Endah Subekti Kuntariningsih menegaskan, bola voli adalah salah satu cabang olahraga favorit masyarakat Gunungkidul dan memiliki potensi besar untuk melahirkan atlet berprestasi.
Menjelang perayaan Agustusan, kata Endah, hampir di setiap Kapanewon menggelar perlombaan bola voli sebagai salah satu cabang lomba yang bergengsi.
“Turnamen seperti ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga momentum untuk memupuk semangat persatuan, sportivitas, dan kebanggaan sebagai bangsa yang merdeka,” ujarnya.
Ia berharap ajang ini dapat membentuk fisik yang tangguh, mental sportif, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air. Turnamen Piala Kemerdekaan ini dijadwalkan berlangsung selama sepekan dan menjadi salah satu rangkaian kegiatan menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia di Gunungkidul.
“Tunjukkan kemampuan terbaik, junjung tinggi sportivitas, dan jadikan kompetisi ini sebagai sarana silaturahmi serta persatuan,” pesannya. (bas/zam)
Editor : Herpri Kartun