Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

LPG Gunungkidul Ajak Peneliti Kolaborasi Majukan Inovasi Pangan

Yusuf Bastiar • Kamis, 7 Agustus 2025 | 02:24 WIB
Laboratorium Pangan Gunungkidul (LPG) merupakan salah satu laboratorium yang melayani pengujian, karakterisasi, dan proses pangan.
Laboratorium Pangan Gunungkidul (LPG) merupakan salah satu laboratorium yang melayani pengujian, karakterisasi, dan proses pangan.

GUNUNGKIDUL – Kabar baik datang bagi para peneliti dan inovator di bidang pangan. Laboratorium Pangan Gunungkidul (LPG) yang dikelola oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) kini membuka akses layanannya secara luas. Berlokasi di Kawasan Sains Umar Anggara Jenie, Kalurahan Gading, Kapanewon Playen, laboratorium ini siap menjadi ruang kolaborasi dan pengembangan riset pangan bagi siapa pun yang ingin terlibat.

Ketua Tim Pengelolaan LPG BRIN Kharistya Rozana menyampaikan bahwa LPG dapat digunakan oleh berbagai kalangan. Mulai peneliti BRIN, mahasiswa, dosen, hingga mitra riset dari lembaga lain. Baik nasional maupun internasional.
”LPG dirancang bukan hanya untuk kebutuhan internal BRIN, tapi juga untuk mendukung ekosistem riset pangan Indonesia secara menyeluruh,” ujar Rozana melalui sambungan telepon, kemarin (6/8).

Laboratorium ini, kata Rozana, terbagi dalam tiga gedung utama. Gedung Kuning berisi laboratorium preparasi, proses pangan, dan karakterisasi. Sedangkan Gedung Biru yang terletak di lantai tiga digunakan sebagai laboratorium mikrobiologi. Kemudian, Gedung Oranye digunakan untuk workshop dan laboratorium proses multifungsi, termasuk fermentasi minuman, pengolahan daging, serta dapur uji sensori

Rozana menyebut, ada beragam alat dan layanan yang tersedia. Mulai spray dryer, freeze dryer, dan biofermentor. Juga, analisis tekstur, warna, kadar air, protein, logam berat, hingga uji mikrobiologi.

Total, LPG memiliki 27 alat utama dan 30 layanan yang dibagi dalam empat kategori. Yakni proses pangan, karakteristik fisik, kimia, dan mikrobiologi.
”Semua layanan LPG bisa diakses secara daring melalui platform ELSA BRIN,” tegas Rozana. 

LPG BRIN, tutur Rozana, juga membuka saluran komunikasi bagi siapa pun yang ingin berkonsultasi, memberikan masukan, atau menjajaki kerja sama.
”Kami ingin memastikan prosesnya efisien. Peneliti cukup masuk ke platform, pilih layanan, dan ikuti panduan. Tim kami siap membantu sepanjang proses,” katanya. (cr1/zam)

Editor : Herpri Kartun
#laboratorium #riset #Gunungkidul #BRIN #LPG