Memasuki hari kelima pencarian terhadap Azka Nurfadillah (28), wisatawan asal Pondok Ranggon, Jakarta Timur yang dilaporkan hilang di kawasan Pantai Siung, Gunungkidul.
Tim SAR gabungan mulai menemukan petunjuk yang mengarah pada keberadaan korban.
Dalam operasi pencarian yang dilaksanakan sejak pukul 07.00 Satuan Tugas Pencarian dan Pertolongan (SRU) 5 melaporkan penemuan mukena putih, sandal kanan, dan obat-obatan yang diduga kuat milik korban pada Kamis (31/7).
Barang-barang tersebut ditemukan di sebelah barat Watu Togok, tepatnya di area Sawahan, sekitar 100 meter dari lokasi pencarian utama.
"Barang-barang ini sudah dikonfirmasi oleh pihak keluarga dan dinyatakan benar milik saudari Azka," terang Sunu Handoko, Koordinator Wilayah Operasi I Satlinmas Rescue Istimewa.
Penemuan ini dinilai cukup signifikan karena lokasi tersebut sebelumnya sudah menjadi jalur pencarian sejak hari pertama.
Namun, menurut keterangan tim di lapangan, barang-barang tersebut baru terlihat hari ini, meskipun telah beberapa kali disisir.
“Pagi tadi saat ditemukan mukena dan sandal, obat-obatan belum ada. Namun beberapa jam kemudian, ditemukan juga obat yang diduga milik korban di titik yang sama,” ujar Sunu.
Pencarian hari kelima ini melibatkan lima SRU darat dan satu unit SRU drone.
SRU 1 menyisir tebing arah timur hingga Bukit Pengilon. SRU 2 bergerak menggunakan motor hingga kaki Gunung Batur, lalu melakukan pendakian ke puncak. SRU 3 menyisir arah barat hingga Pantai Nglambor, sementara SRU 4 bergerak dari Nglambor menyusuri tebing menuju Pantai Jogan.
SRU 5 menyusuri area bawah tebing, termasuk lokasi penemuan barang.
Sementara itu, unit drone dikerahkan untuk memantau area bawah tebing dari udara, baik sisi timur maupun barat Pantai Siung.
Kendala utama yang dihadapi dalam proses pencarian adalah kondisi gelombang laut yang tinggi, menyulitkan operasi penyisiran dari laut.
Meski pencarian resmi dihentikan pada hari ketiga sesuai SOP, operasi hari kelima ini dilakukan sebagai bentuk komitmen tim SAR gabungan dalam merespons perkembangan terbaru di lapangan.
Upaya pencarian melibatkan berbagai pihak, antara lain Polsek Tepus, Dit Polair Polda DIY Pos Sadeng, BASARNAS, Mapala, Senkom, serta dukungan warga setempat.
Pihak Satlinmas Rescue menyatakan pencarian akan tetap dilanjutkan dan perkembangan selanjutnya akan diinformasikan secara berkala kepada publik dan keluarga korban. (cr1)
Editor : Bahana.