Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bangun Selter Rp 650 Juta, Pemkab Gunungkidul Berharap Tak Pernah Dipakai 

Yusuf Bastiar • Rabu, 30 Juli 2025 | 17:10 WIB
Progres pembangunan Shelter di Candirejo sudah di atas 90 persen. Dinas PUPR Gunungkidul targetkan rampung pada Agustus depan.
Progres pembangunan Shelter di Candirejo sudah di atas 90 persen. Dinas PUPR Gunungkidul targetkan rampung pada Agustus depan.

 

 

GUNUNGKIDUL - Tiga tahun setelah tanah longsor di Dusun Blembem merenggut nyawa dua warga dan melukai satu lainnya, kini harapan baru mulai dibangun di Kalurahan Candirejo, Kapanewon Semin. Sebuah selter bencana tengah disiapkan untuk menjadi tempat aman bagi warga ketika bencana datang tiba-tiba.

 

“Selter ini dibangun karena terilhami dari kejadian tragis di Blembem pada 2022 lalu," ujar Bupati Gunungkidul, Endah Subekti saat melakukan peninjauan pada Senin, (28/7). Saat itu longsor merenggut tiga korban, dua di antaranya meninggal dunia. Endah tidak ingin peristiwa serupa terulang tanpa kesiapan.

 

“Ini bukan hanya tempat perlindungan dari bencana, tapi juga ruang bersama untuk memperkuat kehidupan sosial warga,” tambah Endah.

Bangunan gedung evakuasi tersebut berdiri di atas tanah milik Pemkab Gunungkidul dengan luas 220 meter persegi. Selter ini dirancang mampu menampung hingga 90 orang, lengkap dengan dapur dan fasilitas sanitasi.

 

Pembangunan selter dilakukan secara bertahap menggunakan dana APBD. Tahap pertama dilaksanakan pada 2024 dengan anggaran Rp 467 juta. Kemudian, disusul tahap kedua tahun ini senilai Rp 198 juta. Total anggaran pembangunan secara keseluruhan mencapai Rp 650 juta. 

Namun, lebih dari sekadar bangunan untuk evakuasi darurat, selter ini juga disiapkan untuk fungsi sosial lainnya. Pemerintah berencana menggandeng pihak kalurahan agar gedung bisa dimanfaatkan warga untuk berbagai kegiatan seperti senam, pertemuan PKK, hingga olahraga.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto menyebut, selter di Candirejo adalah satu dari tiga yang dibangun tahun ini. Pemkab menargetkan hadirnya 144 selter di seluruh kalurahan se-Kabupaten Gunungkidul.

Menurutnya, progres pembangunan selter di Candirejo sudah di atas 90 persen. Ia juga menargetkan agar shelter ini bisa digunakan pada awal Agustus 2025.

 

“Kami juga menyiapkan skema kerja sama untuk perawatan, bahkan pembukaan akses sewa gedung untuk kegiatan seperti hajatan warga,” jelas Rakhmadian saat dikonfirmasi pada Selasa, (29/7).

Sebagai bagian dari antisipasi bencana di daerah-daerah rawan, wilayah seperti Serut dan Tegalrejo, kata Rakhmadian, juga mulai dipersiapkan untuk pembangunan selter serupa. Meski demikian, shelter ini dibangun dengan kesadaran akan potensi bencana, harapan tetap menggantung di langit Candirejo: semoga bangunan ini tidak pernah digunakan dalam situasi darurat.

 

 

“Kami siapkan yang terbaik, semoga tidak pernah dipakai untuk bencana. Tapi kalau pun harus dipakai, kami sudah siap,” tutup Rakhmadian. (cr1/pra)

Editor : Heru Pratomo
#selter #blembem #Pemkab Gunungkidul