Sebuah perahu motor jenis jukung bernama Manis Rezki terbalik akibat dihantam ombak saat tengah mengisi bahan bakar di tengah laut.
Satu Anak Buah Kapal (ABK) dilaporkan selamat setelah dievakuasi oleh tim SAR gabungan.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 09.50. Korban diketahui bernama Didin (30), warga Kampung Cipaku, Ciracap, Sukabumi, Jawa Barat.
Saat kejadian, Didin tengah berada di atas perahu bersama tekong yang tengah mengisi bahan bakar.
Tiba-tiba ombak menghantam dari samping dan menyebabkan perahu terbalik.
Menurut saksi mata, Herno (45) warga Pekalongan, Jawa Tengah, kondisi laut saat itu cukup tenang namun ombak datang secara tiba-tiba dari arah samping kanan perahu.
"Perahunya sedang isi bahan bakar, tiba-tiba oleng dan langsung terbalik karena dihantam ombak. Untung saja korban cepat dievakuasi," ujar Herno di lokasi kejadian.
Menanggapi laporan kejadian tersebut, Tim SAR Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi I bersama anggota Ditpolairud Sadeng dan warga nelayan segera bergerak ke lokasi.
Evakuasi dilakukan menggunakan kapal slerek milik nelayan, dan korban langsung dilarikan ke Puskesmas Girisubo untuk pemeriksaan medis.
"Korban dalam kondisi selamat, dan saat ini sudah mendapat penanganan dari tim medis," ujar Sunu Handoko, Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah I Pantai Sadeng saat dikonfirmasi.
Dalam proses evakuasi ini, sejumlah unsur terlibat, yakni SAR Satlinmas Rescue Sadeng, Ditpolairud Sadeng dan Nelayan Pantai Sadeng.
Sunu menambahkan, peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan nelayan saat melaut, terutama dalam hal kesiapan bahan bakar dan perlengkapan keselamatan.
Hingga berita ini diturunkan, perahu Manis Rezki masih berada di lokasi kejadian dalam kondisi terbalik, dan akan segera dilakukan proses penarikan ke darat oleh tim nelayan setempat.
"Sangat penting untuk selalu memastikan kondisi kapal dan bahan bakar sebelum melaut, dan selalu waspada terhadap perubahan cuaca dan gelombang," pungkas Sunu. (cr1)
Editor : Bahana.