Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Masyarakat Gunungkidul Tak Perlu Khawatir, Pemkab Pastikan Harga Bahan Pokok Relatif Stabil

Yusuf Bastiar • Rabu, 9 Juli 2025 | 03:55 WIB

Bagian Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Gunungkidul melakukan sidak di dua pasar dan dua distributor Gunungkidul
Bagian Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Gunungkidul melakukan sidak di dua pasar dan dua distributor Gunungkidul
GUNUNGKIDUL - Bagian Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Gunungkidul, hari ini melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar dan distributor bahan pokok.

Kegiatan ini dilakukan untuk memantau perkembangan harga dan ketersediaan bahan pokok di tengah dinamika kebutuhan masyarakat pasca musim liburan dan hajatan.

Sidak menyasar dua pasar utama yaitu Pasar Argosari dan Pasar Playen.

Tak hanya itu, sidak kali ini juga diarahkan ke dua distributor besar di Gunungkidul, yakni CV Berkah Jaya dan CV Larasati.

Staf Teknis Bagian Administrasi Perekonomian dan SDA Setda Gunungkidul, Sigit Haryanto, mengungkapkan hasil pemantauan berupa harga sebagian besar bahan pokok dan sayuran cenderung stabil.

Namun, kenaikan harga terjadi pada komoditas cabai, khususnya cabai rawit merah yang kini mencapai Rp60.000 per kilogram untuk kualitas terbaik.

Sementara itu, cabai merah besar dengan kualitas lebih rendah dijual sekitar Rp50.000 per kilogram.

“Harga daging justru cenderung turun. Daging ayam broiler saat ini berada di kisaran Rp32.000 per kilogram, ayam kampung Rp100.000, daging sapi Rp130.000 per kilogram. Harga telur ayam kampung sekitar Rp3.000 per butir, dan telur ayam broiler Rp28.000 per kilogram,” jelas Sigit Haryanto saat ditemui sesuai sidak pada Selasa, (8/7/2025).

Sementara itu, dari sektor distributor, ditemukan adanya penurunan pengambilan stok oleh para pedagang.

CV Larasati mencatat penurunan hingga 50 persen, sedangkan CV Berkah Jaya sebesar 30 persen. Meski demikian, harga bahan pokok di tingkat distributor tetap stabil.

Sebagai contoh, harga minyak goreng di gudang distributor tercatat Rp18.300 per liter, sementara pedagang menjual di kisaran Rp20.000 per liter.

Sehingga, kata Sigit, selisih tersebut memberikan margin keuntungan sekitar Rp1.700.

Kepala Bagian Administrasi Perekonomian dan SDA Setda Gunungkidul, Jatmiko Sutopo, mengungkapkan bahwa agenda sidak ini fokus pada dua hal, yakni memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok di pasaran serta meninjau langsung aktivitas distribusi.

Secara umum, menurutnya kondisi harga di pasar terpantau cukup stabil.

Hal ini juga dipengaruhi oleh ketersediaan bahan makanan pokok dan sayuran yang terpenuhi.

Sementara di distributor, menurut Sujatmiko penurunan pengambilan barang kemungkinan karena turunnya permintaan dari masyarakat.

“Bulan lalu permintaan tinggi karena banyak acara hajatan, kegiatan rasulan, dan libur panjang yang juga meningkatkan kunjungan wisatawan," ujarnya.

Jatmiko menegaskan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul berkomitmen terus melakukan pengawasan rutin.

Hal ini dilakukan untuk menjaga kestabilan harga dan pasokan bahan pokok di pasaran. Sehingga, kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan baik. (cr1)

Editor : Bahana.
#Berkah Jaya #Gunungkidul #sidak pasar #bahan pokok