Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tok! Trans Jogja Masuk Gunungkidul, Pengusaha Bus Minta Dilibatkan Sejak Awal

Yusuf Bastiar • Minggu, 6 Juli 2025 | 23:09 WIB
Trans Jogja.
Trans Jogja.

GUNUNGKIDUL - Rencana pengoperasian layanan Trans Jogja ke wilayah Gunungkidul kembali menuai respons dari para pelaku transportasi lokal.

Pemilik Bus Putra Gunungkidul, Budiono, menilai pelibatan Organisasi Angkutan Darat (Organda) dalam proses perencanaan masih minim dan belum menyentuh esensi kolaborasi yang diharapkan.

Padahal seharusnya, bagi Budiono mestinya pelaku usaha harus dilibatkan dalam pembahasan sejak awal.

Ia mengaku, sejauh ini Organda Gunungkidul masih merasa keberatan terkait rencana ini.

“Selama ini kami hanya dilibatkan saat rapat saja,” ujar Budiono saat ditemui di rumahnya Minggu, (6/7/2025).

Menurutnya, para pengusaha yang tergabung dalam angkutan antarkota dalam provinsi (AKDP) di Gunungkidul masih mengoperasikan sekitar 23 unit armada aktif.

Kondisi ini membuat mereka khawatir akan terdampak langsung jika Trans Jogja masuk tanpa ada skema pelibatan atau transisi yang jelas.

“Kami belum tahu bentuk kerja samanya akan seperti apa. Sampai sekarang belum ada titik temu,” tegas Budiono.

Sementara itu, Kepala Bidang Angkutan dan Terminal Dinas Perhubungan Gunungkidul, Sigit Wijayanto, menyatakan bahwa inisiatif Trans Jogja di Gunungkidul berasal dari DPRD DIY, khususnya Komisi C.

Saat ini, prosesnya masih dalam tahap kajian dan penyusunan naskah akademik.

Ia menyebut bawa selama Juni 2025 susah diadakan Forum Grup Diskusi (FGD) sebanyak dua kali.

Dalam forum tersebut juga sudah dilibatkan Organda Gunungkidul dan Organda DIY.

Ia menyebut Organda DIY mendukung rencana ini, mengingat banyaknya armada yang sudah tua, tarif yang tinggi, dan jadwal keberangkatan yang tidak menentu.


“Tim kajian telah melakukan survei dan FGD. Pengusaha AKDP Gunungkidul juga ikut hadir,” kata Sigit.

Namun Sigit tak menampik bahwa keinginan Organda Gunungkidul untuk dilibatkan lebih dalam menjadi catatan penting.

Ia mengaku, proses masuknya Trans Jogja rute Wonosari Gunungkidul baru memasuki tahap awal.

Sehingga, nantinya saat sudah mencapai titik pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) sebagai payung hukum. Semua stakeholder, kata Sigit, termasuk pengusaha lokal, pasti akan dilibatkan.

Senada, Sekretaris Dinas Perhubungan Gunungkidul, Bayu Susilo Aji, mengatakan bahwa proyek Trans Jogja masih dalam ranah kajian Provinsi DIY.

Ia memastikan pemerintah kabupaten akan mendukung upaya pelibatan seluruh pihak.

Menurut Bayu pelibatan tersebut untuk memastikan bahwa mekanisme yang disepakati berpihak pada pelaku usaha yang sudah lama beroperasi.

“Harapannya tentu jika Trans Jogja benar-benar beroperasi di Gunungkidul, Organda akan dilibatkan,” pungkas Bayu. (cr1)

Editor : Bahana.
#Organda Gunungkidul #trans jogja #Gunungkidul