GUNUNGKIDUL – Sebanyak 271 calon jemaah haji asal Kabupaten Gunungkidul menghadiri sesi pelepasan di Masjid Agung Al Ikhlas Wonosari sebelum beranjak ke Tanah Suci pada Kamis (22/5). Dari total 273 jemaah yang terdaftar, dua di antaranya berangkat dalam waktu berbeda. Satu jemaah tergabung dalam kloter 66 SOC yang telah diberangkatkan lebih awal, sementara satu lainnya masih menjalani perawatan di RSUP Dr Sardjito.
“Sebanyak 271 jemaah yang diberangkatkan dalam kondisi sehat dan siap menjalankan ibadah,” ujar Ketua Penyelenggara Ibadah Haji Kabupaten Gunungkidul Dewi Irawati Rabu (21/5).
Dewi menjelaskan, jumlah jemaah tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Sebab, pada 2024 total jemaah haji Kabupaten Gunungkidul sebanyak 389 orang, terdiri dari jemaah haji kuota reguler 307 orang dan kuota cadangan 82 orang. Sedangkan tahun ini, dari total yang ada, 271 jemaah tergabung dalam kloter 69 SOC bersama 42 jemaah dari Kabupaten Bantul dan 42 jemaah dari Sleman.
“Mereka dijadwalkan masuk Embarkasi Donohudan, Solo, sebelum pukul 16.00 dan akan bertolak ke Arab Saudi pada 22 Mei pukul 18.45,” ujar Dewi.
Kepala Kantor Kementerian Agama Gunungkidul Mukotip menyampaikan, keberangkatan para jemaah yang telah menanti hingga 14 tahun lamanya hingga pada akhirnya mendapat jatah naik haji. Menurut Mukotip, masa tunggu ini merupakan perjalanan yang menguras tenaga, pikiran, dan materi.
“Kami memberikan layanan yang bersih dan maksimal kepada para jemaah di masa mendatang,” katanya.
Baca Juga: Ribuan Pekerja Berpotensi Dirumahkan Sementara Pasca-Kebakaran PT MTG, Ini Rekomendasi MPBI DIY
Dengan pelepasan ini, jemaah haji Gunungkidul resmi memulai perjalanan spiritual mereka menuju Baitullah, dengan harapan kembali ke tanah air membawa predikat haji yang mabrur. (cr1)
Editor : Sevtia Eka Novarita