GUNUNGKIDUL - Pedagang kaki lima (PKL) Alun-Alun Wonosari yang terhimpun di Paguyuban Pawonsari menolak rencana relokasi.
Mereka rencanya dipindahkan ke pusat perekonomian Besole oleh Pemkab Gunungkidul.
Salah satu PKL, Among menegaskan enggan direlokasi.
Baginya relokasi sangatlah tidak tepat karena bisa mengancam perekonomian pedagang.
“Kami mau ditata asal tidak relokasi,” tegas Among saat ditemui di depan Masjid Agung Al-Ikhlas Wonosari, Selasa (13/05/2025).
Sebelumnya, PKL Alun-alun Wonosari sudah melayangkan penolakan terbuka terhadap rencana relokasi.
Mereka memasang spanduk berisi tulisan aspirasi dan penolakan mereka di sepanjang Alun-alun Wonosari sisi barat.
Spanduk itu pun hanya bertahan satu malam, sebab keesokan paginya aspirasi PKL sudah tak terlihat lagi terpasang di pusat kota Gunungkidul.
Merespon penolakan tersebut, Bupati Gunungkidul Endah Subekti mengatakan pihaknya tidak anti dengan kritik.
Rencana relokasi yang hendak dilakukan, menurut Endah sebagai upaya menata wajah kota agar terlihat bersih.
Dirinya juga menegaskan jika pemerintah tidak sekalipun melarang PKL Alun-Alun Wonosari berdagang.
Tetapi pemerintah ingin mengarahkan mereka untuk berdagang di tempat yang diizinkan.
“Keberadaan mereka melanggar perda Bupati Nomor 7 tahun 2021 tentang penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat,” ujar Endah saat ditemui di Bangsal Sewokoprjo Gunungkidul.
Lebih lanjut, Endah menambahkan pemerintah akan membantu publikasi dan pengumuman bahwa pedagang di Alun-Alun Wonosari sudah pindah ke Besole.
Alasan relokasi ditempatkan di Besole, kata Endah karena Besole merupakan pusat perekonomian Kelurahan Baleharjo yang masih masuk bagian dari Wonosari.
Jarak Pasar Besole dari Alun-alun sendiri mencapai 900 meter. Jika menggunakan kendaraan pribadi dari alun-alun menuju Besole bisa perjalanan memakan waktu hingga 5 menit.
“Nanti PKL Alun-alun Wonosari akan kita ajak dialog,” ujar Endah menambahi.
Terkait dialog yang dijanjikan Bupati Gunungkidul, Among mengaku hingga saat ini belum pernah ada dialog antara PKL dengan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul.
Dirinya juga menanyakan alasan relokasi ditempatkan di Besole. Sebab, menurut Among Pasar Besole tidak mempunyai daya tarik seperti Alun-alun Wonosari.
“Kalau ini Alun-alun, pusat kota, orang pasti penasaran dengan pusat kota Gunungkidul,” tegas Among.
Editor : Bahana.